'Nyerang Pakai Kekurangan Paslon Enggak Apa-apa, Kalau Fitnah Lain Lagi'

Rafael beserta beberapa kader PDIP melaporkan beberapa akun membuat postingan yang berunsur ujaran kebencian di facebook dan grup Whatassap.

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Baru hari pertama kampanye Pilkada Serentak, PDIP diserang kembali dengan isu Anti Islam dan PKI di sosial media. Karena hal ini, DPD PDIP Jabar langsung melaporkannya ke Polda Jabar, Kamis (15/2/2018).

Ketua Bagian Bantuan Hukum dan Advokasi DPD PDIP Jabar, Rafael Situmorang, mengaku sangat menyesalkan adanya isu-isu hoaks dan ujaran kebencian yang menyerang PDIP.

"Kan kalau di Pilkada Serentak kita menilai dari kinerja pasangan calon. Kalau menyerang melalui kekurangan dan kegagalan ya enggak apa-apa kalau sudah fitnah seperti ini kan salah" ujar Rafael di Mapolda Jabar.

Baca: Kondisi Tak Jadi Halangan, Siswa SLB Fadhilah Tetap Semangat Kembangkan Bakat Seni

Rafael beserta beberapa kader PDIP melaporkan beberapa akun membuat postingan yang berunsur ujaran kebencian di facebook dan grup Whatassap.

Ia melaporkan ke Polda Jabar empat akun yang dinilai telah mengeluarkan berita hoaks mengenai PDIP. Namun, Rafael mengungkapkan kalau ujaran serupa dibuat oleh lebih dari empat akun.

"Sebenarnya ini masif di facebook dan sosial media dan yang disharekan itu sama semua," ujar Rafael.

Rafael berharap agar kasus ini diusut dengan tuntas. Mengenai pelakunya ia tidak ingin berspekulasi terlebih dahulu dan membiarkan kepolisan bekerja.

Baca: Kembali Dipanggil Timnas untuk Asian Games 2018, Begini Jawaban Febri Hariyadi

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help