Pilgub Jabar 2018

Dana Kampanye Paslon di Pilgub Jabar Akan Diperiksa Auditor dari Kantor Akuntan Publik

"Para paslon di Pilgub Jabar harus sampaikan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye," ujar Teppy Darmawan.

Dana Kampanye Paslon di Pilgub Jabar Akan Diperiksa Auditor dari Kantor Akuntan Publik
Tribun Jabar/Ferry Fadhlurrahman
Suasana rapat pembahas besaran dana kampanye antara pasangan calon dan KPU di kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Senin (5/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- KPU Jabar akan menyewa jasa Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit pemasukan dan pengeluaran pasangan calon di Pilgub Jabar.

Rencana itu dilaksanakan KPU Jabar pada 25 Juni 2018 atau dua hari setelah masa kampanye Pilgub Jabar.

"Kami siapkan auditor dari Kantor Akuntan Publik, masing-masing paslon 1 orang. Mereka mulai audit dari 25 Juni sampai 9 Juli. Kami akan dapatkan laporannya hasil audit setelah itu," ujar Kabag Teknis Hukum dan Humas KPU Jabar, Teppy Darmawan, di Kantor KPU Jabar, Kamis (15/2/2018).

Auditor dari KAP akan memeriksa Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang  disusun oleh para pasangan calon.

Audit yang dilakukan oleh KPU Jabar ini bertujuan agar para paslon mempertanggungjawabkan dana yang mereka gunakan selama masa kampanye.

Baca: Kabar Gembira untuk Bobotoh! Kim Jeffrey Kurniawan Sudah Mulai Latihan Pakai Bola

LPPDK harus selesai disusun paslon sehari setelah masa kampanye selesai, yaitu pada 24 Juni 2018.

"Para paslon di Pilgub Jabar harus sampaikan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye," ujar Teppy Darmawan. (*)

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help