Orang Tua Siswa Aniaya Kepsek

Penganiayaan Guru Berawal dari Alat Test Kehamilan, Semua Siswi Datang Kecuali Anak Pelaku

Astri coba menelusuri isu tersebut. Sejumlah siswa pun dipanggil, termasuk Putri, anak pelaku DP (41)

Penganiayaan Guru Berawal dari Alat Test Kehamilan, Semua Siswi Datang Kecuali Anak Pelaku
facebook
unggahan penganiayaan kepala sekolah SMP 4 Lolak 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Arthur Rompis

TRIBUNJABAR.ID, MANADO - Kasus penganiayaan terhadap Astri Tampi, Kepsek SMP Negeri 4 Lolak di Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong ternyata berawal dari isu alat tes kehamilan (test pack)  yang beredar di kalangan siswa.

Astri coba menelusuri isu tersebut. Sejumlah siswa pun dipanggil, termasuk P, anak pelaku DP (41)

"Saya cari tahu siapa yang menyebarkan isu alat tes kehamilan beredar di sekolah, semua datang kecuali P, kemudian dia saya tanyakan kenapa tidak datang, ia katakan sudah lapor ayahnya, saya lantas panggil ayahnya untuk cek kebenarannya," kata dia.

Beber Astri, DP pun memenuhi panggilan.

Percakapan keduanya terjadi di ruang kepala sekolah.

Baca: Lihat Suaminya Sedang Bersama Wanita Lain, Sang Istri Nekat Tabrakkan Toyota Fortuner ke Mobil Suami

Baca: Mario Gomez Sebut Penyakit Pemain Persib Ialah Mudah Kehilangan Bola

Baca: Bupati Subang Hat-trick Terjerat Korupsi, Warga Sebut Itu Kutukan

"Saya katakan padanya, siswa lain yang sudah memenuhi panggilan telah membuat surat pernyataan, sedang putri belum membuat surat karena tidak memenuhi panggilan," kata dia.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help