Jadi Relawan Anti Narkoba, Mahasiswa Akan Terjun ke Pelosok Perbatasan Cianjur

Di tempat yang sama dilaksanakan pembentukan tim relawan anti narkoba 2018 yang. . .

Jadi Relawan Anti Narkoba, Mahasiswa Akan Terjun ke Pelosok Perbatasan Cianjur
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Lembaga Kajian Anti Narkoba (LKKN) Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (Unsur) menggelar acara training of trainer (TOT) atau pelatihan bertema "Muda, cerdas, berprestasi dan tanpa narkoba," Rabu, (14/2/2018), di Auditorium Fakultas Hukum Unsur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Lembaga Kajian Anti Narkoba (LKKN) Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (Unsur) menggelar acara training of trainer (TOT) atau pelatihan bertema "Muda, cerdas, berprestasi dan tanpa narkoba," Rabu, (14/2/2018), di Auditorium Fakultas Hukum Unsur.

Di tempat yang sama dilaksanakan pembentukan tim relawan anti narkoba 2018 yang bekerjasama dengan Badan Narkotikan Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur.

Ketua pelaksana LKKN Unsur, Reza Rizkia mengatakan, acara diadakan karena berdasar dari kekhawatiran akan bahaya Narkoba di Kabupaten Cianjur khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Karena kekhawatiran tersebut maka dibentuklah tim relawan anti narkoba 2018 yang bekerjasama dengan BNNK Cianjur.

"Hari ini kami melakukan pelantikan dan pengesahan tim relawan anti narkoba, setelah ini kami akan mensosialisasikan akan bahaya narkoba kepada masyarakat dan pelajar terutama di daerah rawan narkoba seperti wilayah perbatasan Kabupaten Cianjur," katanya, Rabu (14/2/2018).

Kepala BNNK Cianjur, Basuki mengatakan, saat ini BNNK Cianjur sedang fokus dalam pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia mengatakan program tersebut tidak akan bisa berjalan dengan cepat tanpa bantuan dari teman - teman relawan anti narkoba.

"Relawan di Kabupaten Cianjur sudah banyak yang tersebar di beberapa wilayah antara lain 47 orang dari Kecamatan Cianjur kota, dari Unsur 40 orang, dan 30 ralawan dari para kepala sekolah," katanya.

Pihaknya juga saat ini sudah menyiapkan modul berdurasi dua jam tentang tata cara sosialisasi pencegahan narkoba.

"Nantinya siapapun bisa melakukan sosialisasi pencegahan narkoba, kami sudah siapkan modul tinggal pengesahan saja," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help