Pilkada Serentak

3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka Sepakat Tolak Politik Uang dan SARA

Dalam kegiatan itu tiga paslon tampak membacakan naskah deklarasi secara bersama-sama.

3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka Sepakat Tolak Politik Uang dan SARA
Tribun Jabar/Imam Baehaqi
Tiga paslon bupati dan wakil bupati Majalengka saat membacakan "Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang & Politisasi SARA" di Graha Sindang Kasih, Jl KH Abdul Halim, Kabupaten Majalengka, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Majalengka menghadiri "Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang & Politisasi SARA".

Acara yang diprakarsai Panwaslu Kabupaten Majalengka itu digelar di Graha Sindang Kasih, Jl KH Abdul Halim, Kabupaten Majalengka, Rabu (14/2/2018).

Ketua Panwaslu Majalengka, Agus Asri Sabana, mengatakan ketiga paslon seharusnya punya komitmen untuk tak melakukan politik uang dan politisasi SARA.

"Karena politik uang merusak sendi-sendi demokrasi kita," kata Agus Asri Sabana usai kegiatan.


Ia juga mengingatkan politik uang menjadikan calon terpilih akan berupaya mengembalikan modal yang dikeluarkan, saat berkuasa nanti.

Dalam kegiatan itu tiga paslon tampak membacakan naskah deklarasi secara bersama-sama.

Ketiga paslon juga terlihat serasi mengenakan pakaian yang menjadi identitasnya masing-masing.

Pasangan nomor urut 1 Maman Imanulhaq-Jefry Romdoni mengenakan kemeja biru tosca yang dibalut jas hitam dan celana cokelat muda.

Baca: Jelang Pilkada Serentak, Sebanyak 392 Narapidana Lapas Tasikmalaya Didata oleh KPU

Sementara pasangan nomor urut 2 Karna Sobahi-Tarsono Mardiana memakai kemeja merah dan putih.

Selain itu, pasangan Sanwasi-Taufan Ansyar yang mendapat nomor urut tiga mengenakan batik cokelat.

Ketiga paslon juga tampak mengenakan peci hitam kecuali Taufan Ansyar yang memakai penutup kepala seperti blangkon. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help