Tenggak 12 Sachet Obat Batuk, Preman Cilik Ini Aniaya Tiga Remaja, Minta Duit Buat Mabuk Lagi

Polisi menyita gunting, batu cor dan batu bata serta bambu sebagai barang bukti yang digunakan untuk menganiaya ketiga korban.

Tenggak 12 Sachet Obat Batuk, Preman Cilik Ini Aniaya Tiga Remaja, Minta Duit Buat Mabuk Lagi
Tribunjabar/Mega Nugraha
Preman Cilik 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.DI, TRIBUN - Usianya baru 15 tahun namun apa yang dilakukan Sp alias Aci warga Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung sudah diluar batas. Tiga remaja usia di bawah 15 tahun berinisial Sap (14), RS (14) dan Ea (15) ‎dianiaya oleh Sp yang tubuh dan tangannya bertato itu di Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, pekan lalu.

‎Masalahnya sepele, Sp yang sering mangkal di kawasan Pasar Kembar, Jalan Mohamad Toha itu melihat ketiga remaja itu di kawasan pasar dan meminta uang Rp 1.000 namun tidak diberi. Sp lantas menggiringnya ke lahan kosong di dekat pasar dan menganiayanya.

Baca: Javier Zanetti Buka Peluang Peserta Akademi Persib Bisa Main di Inter Milan

"Sebelum menganiaya, saat itu, si Sp ini menenggak 12 sachet cairan obat batuk dan dicampur dengan alkohol. Si Sp langsung menganiaya ketiga korban yang masih di bawah umur itu, ujar Kapolsek Regol Kompol Adanan di Mapolsekta Regol, Jalan Mohamad Toha Bandung, Selasa (13/2/2018).


Polisi menyita gunting, batu cor dan batu bata serta bambu sebagai barang bukti yang digunakan untuk menganiaya ketiga korban. Ea korban paling parah karena bagian belakang kanan kepalanya dihantam batu bahkan sempat tak sadarkan diri hingga berjam-jam. Bahkan, luka pada Ea harus diobservasi lebih lanjut oleh dokter di RS Sartika Asih.

"Telinga Rs bahkan digunting oleh Sp hingga robek dan leher penuh luka karena benda tajam. Diduga menggunakan gunting," ujar Kapolsek.


Setelah menganiaya, Ea sempat pingsan namun nasibnya terselamatkan karena keburu dibawa ke RS Sartika Asih. Sedangkan Sp melarikan diri.

"Dua jam setelah kejadian itu Sp langsung kami amankan. Saat ini tersangka ditahan ‎titipan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak," ujar Adanan. Tersangka memaksa korban menyerahkan uang agar tersangka bisa membeli alkohol untuk dicampur dengan obat batuk cair sachet.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help