Pilgub Jabar

Survei Indo Barometer Elektabilitas Paslon : Rindu 44,8 %, 2DM 27,9 %, Hasanah 1 %, dan Asyik 0,9 %

Dalam survei tersebut dinyatakan, dukungan partai politik terhadap setiap pasangan calon tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas

Survei Indo Barometer Elektabilitas Paslon : Rindu 44,8 %, 2DM 27,9 %, Hasanah 1 %, dan Asyik 0,9 %
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Rilis hasil survei Indo Barometer di Savoy Homman, Bandung, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Indo Barometer kembali merilis survei Pilgub Jabar 2018 di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa (13/2/2018) siang. Dalam kesempatan itu disampaikan, pasangan calon (Paslon) Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi bersaing ketat di puncak tangga elektabilitas (keterpilihan).

Survei itu menunjukkan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mendapat 44,8 persen, sedangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) memperoleh 27,9 persen. Adapun pasangan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) meraih 1 persen dan pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) 0,9 persen.

Baca: Begitu Kapolsek Naik ke Atas Panggung, Rapat Pleno KPU Itu Jadi Riuh dan Dipenuhi Gelak Tawa

Dalam survei tersebut dinyatakan, dukungan partai politik terhadap setiap pasangan calon tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas pasangan. Hal ini terlihat dari hasil survei saat setiap pasangan disertai keterangan partai pengusungnya kepada responden.

Jika dilihat dari dukungan partai politik, elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dalam pertanyaan tertutup sebagai berikut, pasangan Rindu yang diusung Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura tetap unggul dengan dukungan 44,6 persen. Disusul pasangan 2DM yang didukung Golkar dan Demokrat sebanyak 26,5 persen, Asyik yang didukung Gerindra, PKS, dan PAN sebanyak 1 persen, dan pasangan Hasanah yang diusung PDI Perjuangan meraih 1 persen.


Jumlah responden survei tersebut mencapai 800 orang, dengan margin error 3,46 persen, tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data pada 20-23 Januari 2018. Untuk survei elektabilitas pasangan, sebanyak 25,4 persen responden menyatakan tidak akan memilih, tidak tahu, dan memilih tidak menjawab.

"Dari penetapan calon pada 12 Februari 2018 sampai dengan pencoblosan pada 27 Juni 2018, ada waktu sekitar 4 bulan. Dalam waktu 4 bulan tersebut perubahan dukungan dan perilaku pemilih masih bisa terjadi," kata Peneliti Indo Barometer, Asep Saepudin, dalam pemaparannya.


Berdasarkan tingkat pengenalan atau popularitas, Deddy Mizwar mencapai 97,1 persen, Ridwan Kamil 88,8 persen, Dedi Mulyadi 67 persen, Uu Ruzhanul Ulum 43,9 persen, Ahmad Syaikhu 18,6 persen, Anton Charliyan 15,5 persen, Sudrajat 11,1 persen, dan Tubagus Hasanuddin 10,6 persen.

Dalam survei tersebut dinyatakan juga tingkat kesukaan calon tertinggi adalah Ridwan Kamil dengan raihan 89,3 persen, disusul Deddy Mizwar 79,9 persen, Dedi Mulyadi 79,9 persen, dan Uu Ruzhanul Ulum 70,7 persen. Tingkat kesukaan calon terendah adalah Anton Charliyan 29,8 persen, Tb Hasanuddin 36,5 persen, Sudrajat 37,1 persen, dan Ahmad Syaikhu 45 persen.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help