Persib Bandung

Stadion Si Jalak Harupat Boleh Dipakai Persib Bandung untuk Kompetisi Liga 1

Dikatakan Yudha, Stadion Si Jalak Harupat diperkirakan akan selesai direnovasi saat Liga 1 bergulir, pada Maret 2018.

Stadion Si Jalak Harupat Boleh Dipakai Persib Bandung untuk Kompetisi Liga 1
TRIBUNJABAR.CO.ID/FERDYAN
Pemain Persib Bandung latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (14/1/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Stadion Si Jalak Harupat dipastikan bisa dijadikan kandang Persib Bandung untuk Liga 1 musim 2018. Kepastian itu didapat dari Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Jawa Barat, Yudha M. Saputra.

Dikatakan Yudha, Stadion Si Jalak Harupat diperkirakan akan selesai direnovasi saat Liga 1 bergulir, pada Maret 2018.

"Kalau Jalak jadi, ada kemungkinan Persib bisa main di sana (Jalak Harupat). Kasian atuh kalau tidak main di Jalak Harupat mah, main di mana coba," ujar Yudha, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (12/2).

Menurut Yudha, izin penggunaan Si Jalak Harupat sudah disetujui oleh Indonesian South East Asian Games Organizing Comitte (Inasco).

"Kemarin rapat terakhir, kayanya inasco sudah ngizinin, karena kan sudah selesai renovasinya," katanya.

Baca: LIVE STREAMING RCTI Bukan SCTV Bali United vs Yangon United di Piala AFC

Terpisah, Budi Bram Rachman, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persib mengatakan bahwa pihaknya pun sejak awal tetap memprioritaskan Stadion Si Jalak Harupat dan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

"Iya, kita tetap mengajukan Si Jalak Harupat dan (GBLA) untuk home Persib di Liga 1 2018, tapikan nanti harus ada stadion alternatif juga seperti Singaperbangsa dan Galuh Ciamis," ujar Budi.

Dikatakan Budi, semua Stadion yang diajukan sebagai kandang Maung Bandung akan melalui tahap verivikasi.

"Nanti urusan bisa atau tidaknya tergantung hasil tim verivikasi. Soal kapan diverivikasinya saya kurang tahu," ucapnya.

Bram menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan sepeti apa kondisi Stadion yang berlokasi di Sorang Kabupaten Bandung tersebut.

"Kondisi Jalak saya belum cek lagi, kalau kemarin sih masih dibongkar," katanya. (nazmi abdurrahman)

Baca: Cerita Wahyu, Sang Putra Emen Tentang Kecelakaan Bapaknya di Tanjakan Emen Tahun 1964

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help