TribunJabar/

Sorot

Website-website KPU

Di era digital, akses informasi utama tentu ada di website resmi yang sejak bertahun- tahun lalu wajib dimiliki KPU

Website-website KPU
dok. pribadi / facebook
Arief Permadi Sorot Selasa 23 Februari 2016. 

Oleh Arief Permadi
Wartawan Tribun Jabar

BaIiho-baliho kecil oranye, yang salah satunya bertuliskan "Pilwalkot Bdg 2018 Aksesibel & Bermakna", terpasang di trotoar depan kantor KPU Kota Bandung, kemarin sore (12/2/2018). Kalau tak salah, sejak tahun lalu itu di sana. Meski agak pudar, tulisannya masih jelas terbaca.

Meski puncak perhelatan demokrasi itu baru akan digelar beberapa bulan lagi, sosialisasi dilakukan sejak lama. Salah satunya, ya, melalui baliho-baliho kecil itu. Murah tapi efektif.

Namun, tulisan ini tak hendak membahas soal-soal anggaran yang pelik-pelik dan cuma bikin dahi berkerut. Melainkan hanya seputar kata "aksesibel" dan "bermakna" yang menjadi salah satu jargon "Pilwalkot Bandung" kali ini. Senyum.

Istilah aksesibel dalam "perpemiluan", baik di Tanah Air maupun di dunia, pada awalnya, sebenarnya merujuk pada kesulitan yang kerap dialami para penyandang disabilitas dalam menggunakan hak politik karena keterbatasan mereka.

Misalnya, soal kotak suara yang terlalu tinggi yang sulit untuk dijangkau oleh mereka yang ke mana-mana harus menggunakan kursi roda, atau surat suara yang bisa dengan mudah dipergunakan oleh para penyandang cacat netra, dan banyak persoalan yang lain, yang kemudian dikelompokkan sebagai tak aksesibel, sebagai sesuatu yang tak ramah disabilitas.

Berawal dari itu, pengertian aksesibel kemudian meluas menjadi bukan semata soal ramah disabilitas.

Pemilu yang aksesibel kemudian diterjemahkan sebagai pemilu yang bukan saja memungkinkan setiap warga negara bisa memenuhi hak pilih secara bebas dan rahasia, tapi juga mudah dan tanpa hambatan, termasuk untuk mengakses informasi-informasi yang diperlukan yang bisa memudahkan pemilih menggunakan hak pilihnya.

Di era digital, akses informasi utama tentu ada di website resmi yang sejak bertahun- tahun lalu wajib dimiliki KPU termasuk yang ada di tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Dari beberapa daerah yang website KPU-nya saya cek semalam, ternyata banyak juga yang bukan saja tak bagus tampilannya, tapi juga enggak update, bahkan terkesan asal ada. Mari kita mulai dari KPU Kota Bandung di alamat http://kota-bandung.kpu.go.id.

Baca: 15 Partai di Jawa Barat Siap Bertarung pada Pemilu 2019

Halaman
12
Penulis: Arief Permadi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help