Sakit Hati Gara-gara Dipecat dan Pesangon Tak Sesuai Harapan, Dhawer Ancam Ledakkan Rumah Ibadah

Dadang melakukan itu karena sakit‎ hati setelah di PHK dari sebuah perusahaan di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Sakit Hati Gara-gara Dipecat dan Pesangon Tak Sesuai Harapan, Dhawer Ancam Ledakkan Rumah Ibadah
mega nugraha/tribun jabar
Dadang Purnama alias Dhawer, tersangka pengirim pesan teror ke Klenteng di Kabupaten Karawang, saat dibawa ke Klenteng tersebut pada Senin (12/2). 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - ‎Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menangkap dan menahan terduga pelaku teror di Klenteng Kwanteekoen di Jalan Ir H Juanda Kelurahan Neglasari Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang, Senin (12/2).

Terduga pelaku bernama Dadang Purnama alias Dhawer (40).

"Si Dadang ini memberikan buku disampul warna merah ke pria di Klenteng. Saat buku dibuka, berisi bacaan-bacaan Al Quran disertai terjemahan disertai hadits dan diselipkan tulisan ancaman bom. Kurang dari 4 jam pelakunya sudah kami tangkap dan sekarang ditahan," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mapaseng via pesan elektroniknya pada Tribun, Senin (12/2).

Ia menjelaskan, pelaku sempat datang ke Klenteng dan bertemu dengan Karuna Ismaja yang baru saja tiba di Klenteng setelah mengantar istrinya ke Stasiun Karawang.

Di depan Klenteng, Dadang menyerahkan buku tersebut pada Karuna.

"Di sana, si Dadang memberikan buku disampul merah dengan mengatakan bahwa ia ingin mengembalikan barang tersebut yang dipinjam dari ketua di KIIC (Kawasan Industri) sambil menyerahkan uang Rp 10 ribu. Setelah itu Dadang pergi," ujar Maradona.

Baca: Link Streaming Juventus vs Tottenham: Laga Panas Penuh Gengsi

Baca: LIVE STREAMING RCTI Bukan SCTV Bali United vs Yangon United di Piala AFC

‎Lantas, Karuna menyerahkan uang tersebut pada saksi lainnya bernama Lianto pada siang harinya.

Saat dibuka, buku dengan bungkus kain merah tersebut berisi Al Quran dan saat dibuka, terdapat pesan teror.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help