Pilwakot Bandung

Saat Membuat Jus, Rosmayani Berlari Tinggalkan Kedainya demi Berfoto dengan Nurul Arifin

Perempuan berusia sekira 40 tahun tersebut mengaku sudah sejak lama mengidolakan calon Wali Kota Bandung yang memperoleh nomor urut satu tersebut.

Saat Membuat Jus, Rosmayani Berlari  Tinggalkan Kedainya demi Berfoto dengan Nurul Arifin
Tribun Jabar/Ery Chandra
Pedagang Kedai Syar'i Bandung Juara, Rosmayani, (mengenakan pakaian warna merah, ketiga dari kiri), di depan GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (13/2/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ada kejadian unik setelah penentuan hasil pengundian nomor urut Calon Wali Kota Bandung, Nurul Arifin, saat hendak memasuki mobil. Dari kejauhan, ada seorang ibu berlari menghampiri Nurul yang mengenakan kerudung berwarna putih.

Ibu yang memakai baju berwarna merah itu berlari dari sebuah tenda yang menjual makanan dan minuman. Padahal dirinya tengah membuat jus jambu lantas ditinggalkan olehnya.

Perempuan berusia sekira 40 tahun tersebut mengaku sudah sejak lama mengidolakan calon Wali Kota Bandung yang memperoleh nomor urut satu tersebut.

Pedagang Kedai Syar'i Bandung Juara, Rosmayani, menceritakan dari dulu memang merupakan penggemar Nurul Arifin.

"Emang sudah suka sama bu Nurul dari dulu. Tadi salam cipika cipiki langsung cuit foto, seneng banget," ujar Rosmayani seraya tertawa, di depan GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (13/2/2018), sore.

Baca: VIDEO: Nyaris Riscuh - Putusan Dinilai Tak Adil, Massa PDIP Geruduk Pengadilan Negeri Tasikmalaya

Rosmayani menuturkan, setelah ditanggapi oleh Nurul Arifin membuat dirinya bahagia, pasalnya, kata dia layaknya tidak terdapat sekat pemisah diantara mereka.

"Pokoknya seneng banget lah, kami bisa kayak dekat. Tadi Bu Nurul bilang masih harus lebih banyak berjuang. Iya bu siap saya bilang," kata dia sembari membuat Jus.

Rosmayani nampak gembira ketika mengetahui sang idolanya mau menanggapi sejumlah orang yang ikut berfoto bersama.

Baca: Mengejutkan! 5 Fakta Terbaru Pembantaian Satu Keluarga Tangerang, Pelaku Sempat Kelabui Polisi

Ia mengatakan, sudah menunggu kesempatan tersebut saat Nurul tiba di GOR Pajajaran tetapi gagal karena terlalu banyak orang yang berada di kerumunan.

"Dari tadi saya nunggu tapi enggak bisa karena banyak banget orang. Dia langsung masuk ke GOR. Kalau mau masuk ke dalam enggak mungkin kan," ujar dia.

Ia menilai, Nurul Arifin adalah sosok perempuan yang rendah hati. Dari obrolan singkat, kata dia, masih mengutarakan dalam proses perjuangan untuk memajukan Kota Bandung.

"Dilihat tadi mah merendah orangnya, tadi bilang harus masih berjuang. Kedepan saya insyaallah memilih Bu Nurul," ujarnya.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved