Home »

Tasik

Putusan Dinilai Tak Adil, Massa PDIP Lakukan Protes di Depan Gedung Pengadilan Negeri Tasikmalaya

Sejumlah massa partai PDI Perjuangan melakukan protes di depan Gedung Pengadilan Negeri Kelas 1A Kota Tasikmalaya, di Jalan Siliwangi . . .

Putusan Dinilai Tak Adil, Massa PDIP Lakukan Protes di Depan Gedung Pengadilan Negeri Tasikmalaya
TRIBUN JABAR/ISEP HERI
Sejumlah massa partai PDI Perjuangan terlibat aksi dorong mendorong dengan petugas kepolisian saat memaksa masuk Gedung Pengadilan Negeri Kelas 1A Kota Tasikmalaya, di Jalan Siliwangi No 18, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa (13/2/2018). 

Persidangan kasus pencemaran nama baik yang digelar sejak 24 Oktober 2017 ini berawal dari cuitan ketua ormas ini di media facebook yang dianggap menghina partai PDI Perjuangan.

Pada (11/12/2016) lalu, terpidana Aas Hasbuna membagikan postingan di facebook yang berupa gambar lambang partai PDI Perjuangan dan tulisan dibawahnya "boikot partai kafir ini sekarang juga...!haram muslim memilih partai ini...".

Ketua dewan pimpinan cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Denny Romdoni, mengatakan, tidak menerima hasil keputusan majelis hakim, yang di anggap tidak adil dan jauh dari tuntutan yang ada.

Baca: Bagus atau Tidaknya Nomor Urut Cagub-Cawagub Tergantung Kreativitas Tim Sukses

Dalam tuntutan jaksa, Aas terbukti melakukan tindakan pidana secara sengaja tanpa hak menyebar pencemaran nama baik dan ujaran kebencian di media sosial.

Karena terbukti melakukan hal tersebut, Aas dituntut untuk ditahan selama 1 tahun dan 6 bulan serta membayar denda sebesar Rp 50 juta.

Karena keputuasan jauh dari tuntutan maka nasa yang datang dari pagi merasa kecewa atas putusan majelis hakim tersebut.

"Selama ini kami telah sabar menunggu tahapan-demi tahapan proses persidangan, hampir satu tahun lamannya, namun setelah diputuskn hanya di vonis selama 1 tahun dan itupun tahanan kota," ujar Denny saat ditemui di lokasi.

Denny mengaku akan terus melakukan banding ke pengadilan tinggi karena tidak puas terhadap putusan hari ini.

"Saya tidak akan tinggal diam, karena ujaran kebencian yang dilakukan sodara Aas itu sudah jelas terbukti, tapi kenapa segitu mudahnya memberikan keputusan, untuk itu kami akan mengajukan bandung," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help