TribunJabar/

Presiden Jokowi Tugas Pangdam III Siliwangi dalam Program Pembersihan Sungai Citarum

Kalau melanggar tentunya pemerintah, Kapolda, dan Pangdam bisa dengan tegas menegakkan hukum

Presiden Jokowi Tugas Pangdam III Siliwangi dalam Program Pembersihan Sungai Citarum
Tribun Jabar/Fidya Alifa
Tenaga Ahli Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP), Hageng Suryo Nugroho, saat ditemui di KSP Goes to Campus, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fidya Alifa

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo, dan instansi terkait lainnya dipercaya untuk terlibat  dalam program penataan sungai Citarum.

Tenaga Ahli Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP), Hageng Suryo Nugroho, mengatakan Presiden Jokowi telah menugaskan beberapa instansi dan unit yang terkait, termasuk Pangdam III Siliwangi untuk menegakkan dan memberi prioritas lebih ke Sungai Citarum.

Masalah kebersihan Citarum, sampah atau polusi yang dibuang bukan hanya berasal dari limbah rumah tangga tapi juga dari perusahaan atau industri di sekitar sungai itu.

"Tentunya perusahaan ini harus berkomitmen menaati semua peraturan yang ada. Kalau melanggar tentunya pemerintah, Kapolda, dan Pangdam bisa dengan tegas menegakkan hukum," ujar Hageng Suryo Nugroho di Bale Sawala Universitas Padjadjaran, Selasa (13/2/2018).


Hageng Suryo Nugroho juga dengan tegas mengatakan perusahaan tidak boleh membuang limbah ke sungai sebelum diolah terlebih dahulu.

Pemaparan program pembersihan Citarum ini juga dilakukan juga di acara KSP Goes to Campus yang dilaksanakan di Bale Sawala Universitas Padjadjaran.

Program pembersihan dan penataan kembali Citarum dibuat lebih komprehensif dan dirasa lebih cepat penataannya dan pemulihannya.

Baca: Perpres Penataan Sungai Citarum Sedang Digodok, Hageng: Harus Kompeherensif

Halaman
12
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help