Pilkada Garut

KPU Garut Siap Ladeni Gugatan Kubu Agus-Imas

Dalam Surat Keputusan KPU Garut nomor 86/PL.03.3-Kpt/3205/KPU-Kab/ISI/2018 yang dibacakan. . .

KPU Garut Siap Ladeni Gugatan Kubu Agus-Imas
NET
KPU Kabupaten Garut 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut menegaskan, siap menerima gugatan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut Agus Supriyadi - Imas Aan Ubudiyah.

Dalam Surat Keputusan KPU Garut nomor 86/PL.03.3-Kpt/3205/KPU-Kab/ISI/2018 yang dibacakan dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati telah empat pasangan calon.

Berdasarkan hasil pengundian, nomor urut satu didapatkan pasangan Rudy Gunawan - Helmi Budiman, nomor dua, Iman Alirahman - Dedi Hasan, nomor tiga Suryana - Wiwin Suwindaryati, dan nomor empat Agus Hamdani - Pradana Aditya Wicaksana.

Sedangkan sebelumnya, pada rapat pleno Senin (12/2/2018) di Graha Intan Balarea, Jalan Patriot, Kabupaten Garut, dua bakal pasangan calon, yakni Agus Supriyadi - Imas Aan Ubudiyah dan Soni - Usep, dinyatakan tidak lolos.

Divisi Teknis KPU Garut, Lia Juliasih, mengatakan, tidak diloloskannya pasangan calon Agus - Imas, karena Agus Supriyadi tidak menyertakan surat berisikan keterangan dirinya tidak lagi menjalani pembebasan bersyarat.

"Jika telah ada surat dari balai pemasyarakatan (Bapas), maka itu dinyatakan lolos," kata Lia di Graha Intan Balarea, Selasa (12/2/2018).

Bila dari pihak pasangan Agus - Imas akan mengajukan gugatan, pihak KPU Garut siap dengan segala konsekuensi tersebut.

"Kami siap, tinggal menyiapkan saja data," ujarnya.

Perwakilan pemenangan tim pemenangan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Garut, Agus Supriyadi - Imas Aan Ubudiyah, Cecep Suhadirman, mengatakan, pihaknya menolak keras hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut.

"Pihak Panwaslu dan KPU agar mengkaji ulang keputusan tersebut. Kami menganggap ini ada ketidakprofesionalan KPU. Kalau surat yang menjadi permasalahannya, itu akan keluar, tapi butuh proses," kata Cecep.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved