Banjir di Kota Cimahi

DPKP Kota Cimahi Beberkan Soal Teknis Untuk Menuntaskan Banjir di Melong

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Muhamad Nur Kuswandana, mengatakan teknis itu dimulai dengan . . .

DPKP Kota Cimahi Beberkan Soal Teknis Untuk Menuntaskan Banjir di Melong
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Muhamad Nur Kuswandana saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR,ID, CIMAHI - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi saat ini telah merancang teknis untuk menuntaskan banjir Melong.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Muhamad Nur Kuswandana, mengatakan teknis itu dimulai dengan menahan air di wilayah Cimahi Utara dengan embung.

"Nantinya Mengalir ke Cimahi Tengah, lalu dimasukkan ke sumur resapan atau Embung di Cimahi Selatan," ujar Muhamad Nur Kuswandana di Pemkot Cimahi, jalan Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, Selasa (13/1/2018).

Baca: VIDEO: Mencicipi Kelezatan Cilok Kekinian di Kedai Mochilok Bandung

Hal itu kata dia, karena penanganan banjir itu selalu diawali dari hulu, kemudian di lokasi banjir dan di hulunya air akan ditahan.

Kemudian di lokasi banjir airnya diresapkan ke dalam tanah, dan di hilir alirannya dibuka.

"Jadi hal itu agar dampaknya berkurang atau hilang di selatan, maka di hulunya harus di tahan atau dibenahi," katanya.


Menurutnya, jika bergantung dengan kabupaten lain penutasan banjir itu akan sulit, sehingga pembangunan embung tersebut konsep mandiri dan memang membutuhkan dana yang sangat besar.

Agar proyek tersebut berjalan lancar, kata dia semua pihak termasuk masyarakat harus terlibat mendukung upaya pengentasan banjir di Melong tersebut. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help