Di Balik Peresmian Tol Air Pagarsih, Kosasih Rela Hibahkan Puluhan Meter Tanahnya

Emil mengatakan, walau sudah berupaya dengan berbagai cara namun tidak bisa menjamin menghilangkan banjir, karena itu merupakan faktor alam.

Di Balik Peresmian Tol Air Pagarsih, Kosasih Rela Hibahkan Puluhan Meter Tanahnya
Tribun Jabar/Tiah SM
Ridwan Kamil saat meresmikan Tol air Pagarsih, Selasa (13/2/2018). 

Baca: Angkat Kearifan Lokal, Komisioner KPU Kota Cirebon Kenakan Pakaian Adat

"Pernah ada banjir setelah hujan besar, satu kali. Tapi tidak terlalu tinggi, karena air langsung surut," katanya.

banjir di kawasan Pagarsih
banjir di kawasan Pagarsih (Tribunjabar/Tiah SM)

Kosasih sangat berperan dalam Tol Pagarsih karena menghibahkan tanah seluas 40 meter persegi, untuk kelancaran pembangunan proyek.

"Saya sadar, dengan pembangunan ini bisa mengurangi banjir. Jadi ya saya hibahkan saja tanah demi masyarakat," ujar Kosasih.

Peresmian ditandai pemotongan tumpeng dan Emil memberikan potongan tumpeng ke Kosasih sebagai ucapan terimakasih. Peresmian semakin meriah karena dua barongsai ikut beraksi.

Sementara itu Kepala Dinas Pengerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya, mengatakan sistem kerja tol air ini, air hujan yang meluap akan ditampung air di bak kontrol. Lalu jika bak kontrol air terlalu penuh, maka akan dialirkan ke anak sungai citepus.

"Tujuan program ini memang untuk normalisasi sungai citepus, solusi banjir di Pagarsih yang kerap terjadi jika musim hujan," ujar Arief. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help