TribunJabar/

Pilkada Serentak

Angkat Kearifan Lokal, Komisioner KPU Kota Cirebon Kenakan Pakaian Adat

Ada yang berbeda saat Rapat Pleno Penentuan Nomor Urut Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon yang digelar KPU . . .

Angkat Kearifan Lokal, Komisioner KPU Kota Cirebon Kenakan Pakaian Adat
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Jajaran KPU Kota Cirebon bersama kedua paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon dalam Rapat Pleno Penentuan Nomor Urut Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon di Hotel Prima, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Ada yang berbeda saat Rapat Pleno Penentuan Nomor Urut Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon yang digelar KPU Kota Cirebon di Hotel Prima, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (13/2/2018).

Lima komisioner KPU Kota Cirebon tampak mengenakan pakaian ala keraton.

Yakni, baju putih, sarung dan penutup kepala batik becorak mega mendung khas Cirebon.

"Ini dalam rangka mengangkat kearifan lokal dan mendukung tema Pilkada Serentak di Jawa Barat," kata Emirzal Hamdani, Ketua KPU Kota Cirebon.

Baca: Aas Hasbuna Pun Dilarang Tinggalkan Kota Tasikmalaya Selama 1 Tahun, Terjerat UU ITE

Hal itu, menurut Emirzal, sesuai yang disampaikan Ketua KPU Jawa Barat.

Yakni, menjadikan Pilkada Serentak 2018 sebagai sarana edukasi demokrasi dan wahana wisata politik untuk masyarakat Jabar.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, jajaran KPU Kota Cirebon juga tampak mengenakan batik sebagai bawahannya, meski atasan yang dikenakan ialah baju biasa.


"Memang sejak masa pendaftaran bakal pasangan calon kami mengenakan pakaian seperti ini. Hanya atasannya yang berbeda-beda," ujar Emirzal.

Ia mengatakan, pakaian adat itu akan dikenakan hingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Kota Cirebon selesai.

Sementara kedua Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon juga telah resmi mendapatkan nomor urut.

Pasangan Bamoenas S Budiman - Efendi Edo yang diusung PDIP, Golkar, dan PPP mendapat nomor 1.

Sementara pasangan Nasrudin Azis - Eti Herawati yang diusung Demokrat, Nasdem, PKB, dan PKPI mendapat nomor urut 2. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help