Aas Hasbuna Pun Dilarang Tinggalkan Kota Tasikmalaya Selama 1 Tahun, Terjerat UU ITE

Satu tahun itu masa percobaan, jika selama masa percobaan melakukan tindakan pidana lagi yang bersangkutan hukumannya ditambah lagi

Aas Hasbuna Pun Dilarang Tinggalkan Kota Tasikmalaya Selama 1 Tahun, Terjerat UU ITE
tribunjabar/isep heri
Terdakwa pencemaran nama baik dan ujaran kebencian Aas Hasbuna tengah mendengarkan vonis pada sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tasikmalaya, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Tasikmalaya memvonis terdakwa kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian, Aas Hasbuna, hukuman tahanan kota selama 1 tahun. Ini artinya Aas, dilarang untuk meninggalkan Kota Tasikmalaya selama 1 tahun.

Majelis hakim menjatuhkan vonis tersebut pada sidang di PN Kelas 1A Tasikmalaya, Selasa (13/2/2018). Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa hukuman 1 tahun 6 bulan penjara plus denda Rp 50 juta.

Baca: Kabar Baik untuk Kaum Hawa, Ada Klinik Kecantikan Baru di Bandung, Dokter-dokternya Ramah

Ketua Majelis Hakim, Guse Prayudi SH mengatakan terdakwa terbukti melakukan tindakan pidana ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

"Satu tahun itu hanya masa percobaan, jika selama masa percobaan melakukan tindakan pidana lagi maka yang bersangkutan hukumannya akan ditambah lagi satu tahun, jadi total dua tahun,"ujar Guse, seusai persidangan.


Kasus yang menjerat Aas ke meja hijau bermula dari postingan terdakwa di media sosial facebook pada 11 Desember 2016. Terdakwa membagikan postingan berupa gambar lambang PDIP dengan tulisan dibawahnya "boikot partai kafir ini sekarang juga...!haram muslim memilih partai ini...".


Pada kasus ini Aas dijerat Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 UU ITE No 11 tahun 2008. Dengan pertimbangan terpidana mengalami sakit gagal ginjal dan diharuskan menjalani perawatan, majelis hakim pun memutuskan untuk menetapkan Aas menjadi tahanan kota.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help