TribunJabar/

Pilwalkot Bandung

Merasa Dilecehkan, Balon Wali Kota Bandung Jalur Independen Tak Terima Dinyatakan Tidak Lolos

Dia menyangkal pernyataan KPU yang menyatakan berkas dukungan terhadap dirinya tidak memenuhi persyaratan.

Merasa Dilecehkan, Balon Wali Kota Bandung Jalur Independen Tak Terima Dinyatakan Tidak Lolos
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Tim pasangan Doni Mulya Kurnia-Yayat Rustandi, mengadakan konferensi pers di sebuah rumah makan, Komplek Mekarwangi, Kota Bandung, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bakal Calon Wali Kota Bandung jalur independen, Doni Mulya Kurnia, mengaku kecewa setelah dirinya tidak ditetapkan sebagai Calon Wali Kota Bandung, saat penetapan KPU Kota Bandung, Senin (12/2/2018).

Ia mengaku merasa dilecehkan.

"Ini pelecehan karena amanat UUD 1945 itu berkedaulatan rakyat, independen menjadi haraoan masyarakat Bandung, ke depan kinerja Pemkot Bandung bisa bekerja untuk masyarakat Bandung tanpa partai," ujar Doni Mulya Kurnia, dalam konferensi pers di sebuah rumah makan di Perumahan Mekarwangi, Bandung, Senin (12/2/2018).

Baca: Bobotoh Cantik Ini Ternyata Pernah Jadi Anak Hilang Saat Nonton Langsung Persib di Stadion

Rencananya Doni Mulya Kurnia akan mengadukan hal ini ke panwas, Rabu (13/2/2018).

Ia menyangkal pernyataan KPU yang menyatakan berkas dukungan terhadap dirinya tidak memenuhi persyaratan.


Doni mengklaim dirinya sudah menyerahkan KTP berjumlah lebih dari 6,5 persen dari total pemilih.

"Di awal kami menyerahkan 119 ribu KTP, kemudian KTP perbaikan yang kami serahkan sebanyak 146 ribu KTP. Semua sudah melampaui syarat mininal 110 ribu KTP," ujarnya.


Doni menuding KPU Kota Bandung membohoni publik dengan menyataka bahwa jumlah berkas dukungan sah kepada pasangan Doni Mulya Kurnia-Yayat Rustandi hanya berjumlah 7000 dukungan.

Jumlah tersebut merosot jauh dari jumlah yang diklaim pasangan Doni Mulya Kurnia-Yayat Rustandi.

"Mudah-mudahan panwas bisa memahami dan memutuskan kami ikut pesta Pilwalkot Bandung," ujarnya. (*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help