Pilwalkot Bandung

Komnas Independen Sebut Balon Jalur Perseorangan Itu Harusnya Lolos Jadi Paslon di Pilwalkot Bandung

Ketua DPP Komnas Independen, Yislam Alwini, mengatakan hal itu saat konferensi pers di sebuah rumah makan yang berlokasi di . . .

Komnas Independen Sebut Balon Jalur Perseorangan Itu Harusnya Lolos Jadi Paslon di Pilwalkot Bandung
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Tim pasangan Doni Mulya Kurnia-Yayat Rustandi, mengadakan konferensi pers di sebuah rumah makan, Komplek Mekarwangi, Kota Bandung, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pasangan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bandung dari jalur independen atau perseorangan, Doni Mulya Kurnia (DMK) - Yayat Rustandi dinyatakan tidak lolos sebagai Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bandung.

Ketua DPP Komnas Independen, Yislam Alwini, menilai seharusnya DMK dan Yayat Rustandi lolos.

"Jadi kalau saya melihat sisi yuridis, paslon ini memenuhi syarat, dibutikan dengan silon melewati ambang batas minimal berkas dukungan KTP," ujarnya saat konferensi pers di sebuah rumah makan yang berlokasi di Perumahan Mekarwangi, Bandung, Senin (12/2/2018).

Baca: Didampingi Haji Lulung, Istri Uu Ruzhanul Ulum Datangi Pedagang asal Jabar di Tanah Abang

Ia mengatakan, DMK sudah dinyatakan memenuhi syarat saat verfikasi administrasi.

Termasuk berkas dukungan KTP yang diklaimnya memenuhi syarat semisal, pendukung sudah di atas 17 tahun, bukan PNS, dan masih hidup.

DMK gagal saat verfikasi faktual.


Saat verifikasi faktual, jumlah orang yang mendukung DMK berkurang dari berkas dukungan yang diserahkan sebagai persyaratan.

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help