Pilwalkot Bandung

Akun Medsos untuk Kampanye di Pilwalkot Bandung Wajib Didaftarkan ke KPU

Media sosial (untuk kampanye) tanggal 14 Februari 2018 mulai diserahkan.

Akun Medsos untuk Kampanye di Pilwalkot Bandung Wajib Didaftarkan ke KPU
Tribun Jabar/Ery Candra
Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarak, seusai penetapan nama calon wali dan wakil wali kota Bandung, di aula KPU Kota Bandung, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Calon wali dan wakil wali Kota Bandung yang bertarung di Pilwalkot Bandung 2018 bisa berkampanye melalui media sosial.

Syaratnya, media sosial yang mereka pakai untuk kampanye itu wajib terlebih dulu didaftarkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung.

Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarak, mengatakan KPU Kota Bandung telah menetapkan jenis akun media sosial setiap paslon wali dan wakil wali kota yang akan didaftarkan.


"Media sosial (untuk kampanye) tanggal 14 Februari 2018 mulai diserahkan. Akun harus didaftarkan, satu akun untuk satu medsos," ujar Rifqi Alimubarak di Kantor KPU Kota Bandung, Senin (12/2/2018).

Menurut Rifqi Alimubarak, pendaftaran akun media sosial untuk kampanye itu paling lambat sebelum masa kampanye dimulai.

"Termasuk juga jadwal kampanye tanggal 14 Februari. Akun Facebook satu, Twitter satu, Instagram satu, website satu. Paling lambat sebelum kampanye," katanya. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help