Pilwalkot Bandung

Cegah Hoaks dan Kampanye Hitam, Nurul Arifin Ajak Kandidat Pilwalkot Bandung Kontrol Tim Sosmed

"Saya juga punya relawan banyak, baik di sosmed atau di tiap kecamatan, tapi kami bisa mengendalikan mereka," ujar Nurul Arifin.

Cegah Hoaks dan Kampanye Hitam, Nurul Arifin Ajak Kandidat Pilwalkot Bandung Kontrol Tim Sosmed
Tribun Jabar/Ferry Fadhlurrahman
Nurul Arifin di Cikutra, Kota Bandung, Sabtu (10/2/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bakal calon wali Kota Bandung, Nurul Arifin, menilai semakin medekati masa kampanye Pilwalkot Bandung, hoaks dan black campaign kian marak di media sosial.

Karena itu, ia berharap tiap bakal pasangan calon di Pilwalkot Bandung dapat mengendalikan pasukan sosial media masing-masing agar tak menebar hoaks dan kampanye hitam.

"Tidak mungkin pemimpin tidak bisa mengendalikan serdadu-serdadunya di sosmed (sosial media) itu," ujar Nurul Arifin di Cikutra, Bandung, Sabtu (10/2/2018).


Nurul Arifin memang mengakui hoaks dan kampanye hitam yang muncul saat masa kampanye bukan sepenuhnya kesalahan para kontestan di pilkada.

Bahkan, biasanya lebih sebagai inisiatif para relawan dan simpatisan.

Baca: Ayo Buruan! Ada Bonus Kuota Internet 10 GB Bagi Pengguna Telkomsel yang Registrasi Prabayar

"Saya juga punya relawan banyak, baik di sosmed atau di tiap kecamatan, tapi kami bisa mengendalikan mereka," ujar Nurul Arifin.

Ia berharap dalam lima bulan ke depan, selama masa kampanye, para paslon di Pilwalkot Bandung bisa meminimalisasi penyebaran hoaks dan kampanye hitam. (*)

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help