Home »

Tasik

Penipuan Travel Umrah

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Belum Terima Laporan Adanya Warga yang Jadi Korban SBL

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya hingga saat ini belum menerima laporan dari warga Tasikmalaya yang menjadi korban . . .

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Belum Terima Laporan Adanya Warga yang Jadi Korban SBL
TRIBUN JABAR/ISEP HERI
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Agus Abdul Kholik, saat menghadiri acara nikah masal di Gedung Islamic Centre Yasika Mazalat, Jalan Raya Bojong Koneng, Kecamatan Singaparana, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya hingga saat ini belum menerima laporan dari warga Tasikmalaya yang menjadi korban biro perjalanan ibadah umrah dan haji milik PT Solusi Balad Lumampah (SBL) yang bermasalah.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Agus Abdul Kholik, ada kemungkinan besar masyarakat Tasikmalaya juga yang menjadi korban biro perjalanan haji bermasalah tersebut.

"Kemungkinan besar masyarakat di Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, diduga ada yang menjadi korban tapi saat ini belum ada laporan yang masuk," Kata Agus saat ditemui di sebuah acara di Singaparna, Jumat (9/2/2018).

Baca: LGBT Resahkan Warga Tasikmalaya, Pemkab Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebarannya

Menurutnya saat ini para korban belum melaporkan karena ada kemungkinan belum berani dan merasa malu.

"Meski demikian kami membuka ruang pengaduan bagi jemaah yang gagal berangkat umrah karena telah mendaftar pada biro bermasalah tersebut," ujarnya.

Agus mengaku pihaknya selama ini masih terus melakukan komunikasi bersama Kantor Kementrian Agama Provinsi Jabar berkaitan permasalahan biro perjalanan yang telah memakan korban yang banyak tersebut.


Sebelumnya, pada sepekan lalu tepatnya Rabu (31/1/2018) Kantor Biro perjalanan Ibadah Umrah dan Haji Plus milik PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Jalan Cieunteung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya telah disegel pemerintah setempat.

Pasca disegelnya kantor tersebut, Polres Tasikmalaya Kota juga saat ini sudah membuka posko pengaduan bagi warga priangan timur yang menjadi korban PT SBL. (*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help