Kejari Purwakarta Tahan Pelaku Penyimpangan Anggaran DPRD Purwakarta

Penahanan seorang ASN di Setwan DPRD Purwakarta ini, setelah tahap kedua dan berkas telah selesai, serta pelimpahan penyidik kepada penuntut umum.

Kejari Purwakarta Tahan Pelaku Penyimpangan Anggaran DPRD Purwakarta
Tribun Jabar/Haryanto
Tersangka penyimpangan anggaran kegiatan DPRD Purwakarta 2016, Edi Mulyana, saat dibawa ke mobil tahanan Kejari Purwakarta, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Kejaksaan Negeri Purwakarta telah menahan tersangka penyimpangan anggaran kegiatan DPRD Purwakarta 2016, Edi Mulyana, pada Jumat (9/2/2018).

Kini tersangka telah dilimpahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kebonwaru Bandung.

Penahanan tersebut karena Edi telah terbukti merugikan negara sebesar Rp 158.793.636, atas kegiatan pengadaan pencetakan undangan dan pengadaan mebeler Setwan 2016.

Baca: Viking Malaysia Setuju Jika Michael Essien Tinggalkan Persib Bandung

Penahanan seorang ASN di Setwan DPRD Purwakarta ini, setelah tahap kedua dan berkas telah selesai, serta pelimpahan penyidik kepada penuntut umum.

Kasi Pidsus Kejari Purwakarta, Edy Monang Samosir mengatakan ditahannya Edi, atas permintaan Jaksa Penuntut Umum.

"Di dalam pelimpahan ini JPU melakukan permintaan penahanan terhadap Edi Mulyana, mulai hari ini sampai 20 hari kedepan," kata Edy kepada wartawan di kantornya, Kejari Purwakarta, Jalan Siliwangi, Nagri Kidul, Purwakarta.

Baca: Masih Ingat Boyband Westlife? Begini Kabar Para Personelnya Sekarang

Setelah itu, JPU akan dengan secepatnya menyusun dakwaan, agar segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Bandung.

Lalu, jika surat dakwaan telah selesai disusun, maka akan segera dilimpahkan untuk disidangkan di Pengadilan Tipikor di Bandung.

Baca: VIDEO: Nyamannya Nongkrong Sambil Minum Kopi di Pinggir Jalan di Qwongs Coffee di Sumber Cirebon

Sementara itu, Kuasa Hukum Edi Mulyana, MM Khudri mengatakan, penahanan ini masih mengedepankan praduga tak bersalah.

"Penahanan ini masih proses hukum yah, kita kedepankan praduga tak bersalah," katanya, sebelum mengikuti mobil tahanan Kejari Purwakarta.


Penulis: Haryanto
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved