TribunJabar/

Warga Ciloto Mulai Gotong-Royong Perbaiki Jalan Longsor

Warga yang rumahnya yang terancam tergerus longsor masih mengungsi ke kerabat dekat di wilayah Kampung Jemprak.

Warga Ciloto Mulai Gotong-Royong Perbaiki Jalan Longsor
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Warga Kampung Jemprak RT 09/03, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, mulai bergotong royong memperbaiki jalur jalan yang terkena longsor, Kamis (8/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR- Warga Kampung Jemprak RT 09/03, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, mulai bergotong royong memperbaiki jalur jalan yang terkena longsor, Kamis (8/2/2018).

Memakai peralatan seadanya, pagi ini, warga membongkar sisa jalan yang sudah retak dan berbahaya.

Kepala Desa Ciloto, Tjutju Hidayat, mengatakan gotong-royong yang dilaksanakan warga setelah tiga hari bencana longsor.

Penyangga tanah (TPT) pada jalan lingkungan di Kampung Jemprak yang berakibat terhambatnya jalur lalu lintas warga dan jalur perekonomian.

"Ada 3 unit rumah dan 5 KK, dengan jumlah 19 jiwa. Adapun jumlah warga yang terdampak langsung dari kejadian tersebut sebanyak 1 RT, 50 KK dan 4 RT yang terdampak secara ekonomi," kata Tjutju Hidayat.

Tjutju bersyukur tak ada korban jiwa dalam bencana longsor di wilayahnya. Ia berharap cuaca mendukung selama gotong-royong yang dilakukan warga.

Warga Kampung Jemprak RT 09/03, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, mulai bergotong royong memperbaiki jalur jalan yang terkena longsor, Kamis (8/2/2018).
Warga Kampung Jemprak RT 09/03, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, mulai bergotong royong memperbaiki jalur jalan yang terkena longsor, Kamis (8/2/2018). (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Warga yang rumahnya yang terancam tergerus longsor masih mengungsi ke kerabat dekat di wilayah Kampung Jemprak.

Baca: Persib Batal Gelar Latihan Pagi, Hujan Kembali jadi Penyebabnya

Tjutju mengatakan, saat dibangun, jalan di kawasan Jemprak ini menggunakan bantuan provinsi sebesar Rp 150 juta.

"Sekarang kalau dibangun lagi bisa menghabiskan anggaran Rp 400 juta lebih, jalan yang longsor memiliki panjang 40 meter dengan ketinggian longsor 60 meter," kata Tjutju. (*)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help