Korban Banjir Bandang Sungai Cimanuk Tahun 2016 Masih Tempati Posko Pengungsian

Bagian yang disekat ini memilki ukuran 4x6 meter, yang di dalamnya, disulap oleh para korban banjir sebagai kamar dan ruang keluarga.

Korban Banjir Bandang Sungai Cimanuk Tahun 2016 Masih Tempati Posko Pengungsian
hakim baihaqi/tribun jabar
Tempat pengungsian korban banjir bandang Sungai Cimanuk tahun 2016 silam di Bale Paminton, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebanyak 16 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir bandang Sungai Cimanuk pada September 2016 silam masih menempati posko pengungsian di Bale Paminton, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut.

Para korban banjir tersebut diketahui telah menempati posko pengungsian di Bale Paminton sejak Desember 2016, yang sebelumnya ditempatkan di lapang Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota.

Berbeda dengan pengungsian pada umumnya, pengungsian ini dalamnya terdapat beberapa sekat pembatas yang mengunakan lembaran papan bercat putih.

Bagian yang disekat ini memilki ukuran 4x6 meter, yang di dalamnya, disulap oleh para korban banjir sebagai kamar dan ruang keluarga.

Tepat di belakang posko, terdapat sejumlah fasilitas penunjang, yakni tempat penjemuran pakaian, dapur umum, dan mandi cuci kakus.

Baca: Mengejutkan, Michael Essien Dikabarkan Akan ke Persipura Jayapura

Baca: Surat Edaran Pencabutan Status KLB Campak di Asmat Viral, Netizen: BEM UI Belum Berangkat Loh

Menurut pantauan wartawan Tribun Jabar, saat memasuki lokasi pengungsian, pengapnya udara di dalam begitu terasa, ini dikarenakan, udara yang masuk hanya dari pintu depan.

Juaningsih (54), pengungsi asal Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, menyebutkan, bahwa dirinyan sudah tidak merasakan kenyamanan untuk berlama-lama di dalam pengungsian.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved