Satu Warga Leles Kondisinya Masih Kritis Pascaambruknya Jembatan Gantung di Cianjur

Belasan korban ada yang tercebur ke aliran Sungai Cisokan dan ada yang mendarat di bebatuan.

Satu Warga Leles Kondisinya Masih Kritis Pascaambruknya Jembatan Gantung di Cianjur
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 12 orang warga di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur terluka akibat ambruknya jembatan gantung Rawayan Sabtu (3/2/2018) malam sekitar pukul 22.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Seorang warga yang menjadi korban jembatan ambruk di Parung Cadas, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Saep (48) masih dalam kondisi kritis.

Ia kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi setelah dirujuk dari RSUD Pagelaran karena minimnya peralatan.

Baca: BREAKING NEWS-- Sebuah Jembatan di Cianjur Putus, 4 Motor dan 12 Warga Tercebur ke Sungai

Sebelumnya diketahui sebanyak 12 orang warga di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur terluka akibat ambruknya jembatan gantung Rawayan Sabtu (3/2/2018) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Belasan korban ada yang tercebur ke aliran Sungai Cisokan dan ada yang mendarat di bebatuan.

Baca: Koordinator Jemaah PT SBL Berunjuk Rasa, Ada 4 Tuntutan tapi Bukan Soal Pengembalian Uang

Informasi yang diperoleh Tribun Jabar, menyebutkan jembatan gantung yang roboh tersebut merupakan sarana penghubung antara Desa Pusakasari dan Karyamukti Kecamatan Leles Cianjur.

Ke 12 korban yang terluka tersebut yakni satu orang dalam kondisi kritis atas nama Saep (48) dan sebanyak tiga orang luka berat yakni Didim (30), Muhidin (60), dan Jenal M (22).

Delapan warga lainnya yang terluka ringan yakni H Asep (45), Sulaeman (13), Rusman (50), Suryana (21), Sobani (52), Deni (50), Dedi (26), dan Adin (48).

Baca: Belasan Aktivis Santri Berjalan Kaki dari Tasikmalaya ke Bandung Dukung Bapaslon Hasannah

"Pasien atas nama Saep masih di rawat di ruang ICU RSUD R Syamsudin SH," kata Ketua Tim Penanganan Informasi dan Keluhan RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, Selasa (6/2/2017). Ia mengatakan korban masih dalam kondisi kritis.

Wahyu mengatakan pasien dirawat oleh bagian syaraf dan bedah syaraf. Tim medis rumah sakit berupaya memberikan penanganan yang terbaik kepada korban yang dirujuk dari Cianjur tersebut.


Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help