TribunJabar/

Mengharukan, Mukhmainnah Terpaksa Tak Diberitahu Putri Sudah Meninggal

Syamsudin mengatakan, dirinya masih merahasiakan apa yang terjadi agar putrinya tidak trauma.

Mengharukan, Mukhmainnah Terpaksa Tak Diberitahu Putri Sudah Meninggal
Warta Kota
Longsor di Bandara Soekarno-Hatta pengendara mobil terkena longsoran, Senin (5/2/2018). 

TRIBUNJABAR.CO.ID, TANGERANG — Mukhmainnah, salah seorang korban selamat ambrolnya tembok di Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soerkano-Hatta, menanyakan nasib Putri, temannya yang juga terjebak 12 jam.

Dia belum diinformasikan bahwa Putri, yang berada bersamanya di dalam mobil, telah meninggal.

"Dia (Mukhmainnah) tanya temannya, saya bilang, 'Ada di sana.' Saya dapat pesan kondisinya masih labil, jadi saya tidak infokan," kata Syamsudin, ayah Mukhmainnah, di RS Siloam Tangerang, Banten, Selasa (6/2/2018).

Syamsudin mengatakan, dirinya masih merahasiakan apa yang terjadi agar putrinya tidak trauma. Bahkan, dia menghindari membicarakan mengenai insiden itu.

Untuk itu, Syamsudin juga berencana menjauhkan anaknya dari beberapa media massa, seperti televisi, agar tidak terpapar info mengenai kepergian Putri.


"Kemungkinan di ruang perawatan saya enggak akan pasang televisi," katanya.

Syamsudin mengatakan, anaknya tidak mempunyai masalah dalam ingatan. Ia disebut masih bisa menjelaskan saat-saat sebelum terjadinya kejadian.

Mukhmainnah dan Putri merupakan korban ambrolnya tembok di Jalan Perimeter Selatan, Senin (5/2/2018) sore.

Nyawa Putri tidak terselamatkan. Ia mengembuskan napas terakhir di RS Mayapada Tangerang pagi tadi. Jenazah Putri sudah dibawa ke Serang, Banten, untuk dimakamkan.

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help