Jalur Puncak Masih Proses Sterilisasi, Kemenhub Larang Kendaraan Bertonase Besar Melintas

Staf Dirjen Perhubungan Darat Lili Suganda mengatakan, berdasarkan instruksi langsung menelusuri jalur lintas Cianjur dan Bogor.

Jalur Puncak Masih Proses Sterilisasi, Kemenhub Larang Kendaraan Bertonase Besar Melintas
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Tanggul karung di Jalan Puncak Pass membuat jalan hanya bisa digunakan setengah badan jalan, jalur Puncak masih dilakukan sterilisasi karena masih dilakukan pembersihan sisa longsor, Selasa (6/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Ditjen Kementerian Perhubungan melakukan peninjauan setelah bencana longsor menerjang beberapa titik ruas jalan di Puncak Cipanas dan Bogor.

Hasil peninjauan sementara beberapa badan jalan hanya diberlakukan satu jalur dari dua jalur yang ada. Terlihat garis polisi dibentangkan untuk mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan.

Staf Dirjen Perhubungan Darat Lili Suganda mengatakan, berdasarkan instruksi langsung menelusuri jalur lintas Cianjur dan Bogor.

Baca: 3 Alasan Ikan Hiu Tidak Boleh Diburu dan Dikonsumsi

Dari hasil temuan yang ia dapatkan, ada beberapa titik pergerakan tanah, yakni Jalan Seger Alam atau depan hotel Puncak Pass dan beberapa titik di wilayah Bogor.

"Pascaperistiwa ini kami berusaha akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar dilakukan buka tutup jalur," kata Lili saat ditemui di Puncak Pass, Senin  (5/2/2018)

Ia mengatakan, kendaraan yang bermuatan berat, sebisa mungkin jangan melewati jalur Puncak karena dinilai masih berbahaya.

Baca: Kisah Ojek Sepeda Bertahan di Tengah Gempuran Jaman, Sehari Cuma Dapat Rp 30 Ribu

"Dari getarannya saja itu sudah sangat potensi sekali akan terjadi longsor susulan. Jadi kami harapkan mobil - mobil besar jangan dulu lewat," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help