Pembiayaan Spektra Optimistis Catat Pertumbuhan ‎Kredit

Pembiayaan yang berada di bawah naungan FIFGroup, Spektra, mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun lalu

Pembiayaan Spektra Optimistis Catat Pertumbuhan ‎Kredit
TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA
Corporate Communication FIFGroup Arif Reza Fahlepi (kiri) berbincang bersama Marketing Manager Jabar 1 FIFGroup Adityawarman (tengah) dan Branch Manager Bandung 3 FIFGroup Susilowati (kanan) saat press conference Spektra Meriah Nusantara di Morning Glory, Miko Mal, Jalan Kopo, Kota Bandung, Kamis (1/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pembiayaan yang berada di bawah naungan FIFGroup, Spektra, mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun lalu. Trend pertumbuhan positif ini akan dipertahankan tahun ini bahkan ditargetkan lebih tinggi pertumbuhanya.

Dengan jumlah pembiayaan sebesar Rp 3,3 triliun sepanjang 2017 lalu, brand milik FIF Group ini mematok pertumbuhan 1,5% dari tahun sebelumnya.‎ Spektra mengharapkan bisa mencapai target pertumbuhan tersebut dengan bekal pertumbuhan positif tahun lalu.

"Untuk tahun ini, pembiayaan Spektra menargetkan bisa tumbuh minimal sama dengan 2017 yang tumbuh sebesar 1,5%," kata Corporate Communication FIF Group, Arif Reza Fahlepi, di sela gelaran Spektra Meriah Nusantara di Miko Mal, Jalan Kopo, Kota Bandung, Kamis (1/2).

Baca: VIDEO TEASER: Lilis Terkubur Tiga Jam, Jalur Puncak Porak-poranda Dilanda Longsor dan Banjir Bandang

Menurut Arif, Spektra melayani pembiayaan elektronik, perabot rumah tangga, modal kerja, hingga peralatan kerja produktif. Layanan pembiayaan ini bisa ditemukan di sebagian besar toko elektronik, gadget, dan furniture.

"Setiap bulannya, Spektra mampu melayani sekitar 70 ribu orang konsumen," ujarnya.

‎Arif mengatakan bahwa pangsa pasar Jabar memang tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan bisnis tersebut. Daerah penyangga ibu kota negara ini hanya mampu berkontribusi sebesar 3% terhadap pembiayaan nasional.‎ Kota Bandung sendiri, kata Arif, berkontribusi sebesar 50% terhadap Jabar.‎

"Untuk pembiayaan ini, paling tinggi ada di Surabaya yang mampu mencatat kredit Rp 9 miliar, Manado Rp 6 miliar, dan Medan Rp 5 miliar," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Dept Head Marketing Spektra ,Muliana Widjaja, menyebutkan bahwa untuk menggenjot pertumbuhan, pihaknya kembali menggelar pameran Spektra Meriah Nusantara. Pameran ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan barang elektronik serta perabotan rumah tangga impian mereka melalui proses yang lebih simple dan harga yang lebih murah.

"Dari catatan kami, kebutuhan seperti barang elektronik, gadget, serta perabotan rumah tangga lumayan tinggi. Sejauh ini, gadget merupakan barang yang paling banyak dibeli dengan sumbangan 50 persen disusul barang elektronik sebesar 39 persen," ujarnya.

Sepanjang 2018 ini, menurut Muliana, rencananya Spektra akan menggelar pameran di 30 titik berbeda. Sebelumnya, Spektra Meriah Nusantara ini hadir di 10 titik. Saat itu pameran digelar di Balikpapan, Denpasar, Semarang, Solo, Palembang, Surabaya, Mataram, Manado, dan berbagai kota lainnya.


"Pada 2017 lalu, sepuluh titik itu mampu mengucurkan pembiayaan sebesar Rp 44,7 miliar. Per titik, mampu mencetak 1.507 customer baru," katanya.
Mengawali rangkaian pameran 2018 ini, pihaknya menggelar pameran berbagai alat elektronik dan perabotan rumah tangga serentak di Bandung, Sidoarjo, dan Tegal.

Pameran akan berlangsung pada 31 Januari hingga 4 Februari 2018. Waktu yang dibutuhkan bagi konsumen untuk pengajuan kredit, menurut Muliana, hanya sekitar 25 menit dan tanpa survey, pengunjung dapat langsung membawa barang pilihan mereka. Khusus di Miko Mal Bandung, Spektra bekerjasama dengan Bungo, Rodalink, Teleshop, Furnico, Login, dan MCM untuk menyediakan semua kebutuhan pengunjung.(*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help