Pedagang Miras Tegaskan Hanya Jual Tuak

Hal tersebut diungkapkannya ketika ditemui Tribun Jabar usai dipanggil ke Mapolsek Tanjungsari beberapa hari sebelumnya, Senin (5/2/2018

Pedagang Miras Tegaskan Hanya Jual Tuak
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Tati (45) saat diperiksa di unit Reserse dan Kriminal Mapolsek Tanjungsari, Senin (5/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Tati (45), pedagang minuman keras di satu warung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang mengaku tak pernah menjual oplosan.

Dia mengaku hanya menjual minuman keras ilegal jenis tuak, yang didapatnya dari seseorang yang mendapatkannya dari Cianjur.

Hal tersebut diungkapkannya ketika ditemui Tribun Jabar usai dipanggil ke Mapolsek Tanjungsari beberapa hari sebelumnya, Senin (5/2/2018).

"Itu (yang dijual) bukan oplosan, itu tuak, beda sama oplosan," ujar Tati.

Sebelumnya, enam orang pemuda dilarikan ke RSUD Sumedang akibat menenggak minuman keras oplosan yang diduga dibeli di warung milik Tati.

Baca: 3 Poin Gugatan Penasehat Hukum dalam Sidang Pra Peradilan Fredrich Yunadi

Baca: Kontrakan yang Dihuni Dua Lansia Terbakar, Warga: Untung Tidak Ada Korban

Baca: Cari Ustaz, Lukman Meracau Todongkan Pisau ke Remaja Masjid Sebelum Diciduk Warga di Belakang Lemari

Tati sendiri mengakui dirinya memang menjual minuman beralkohol ilegal, tapi dirinya mengaku tak tahu ada korban yang keracunan akibat minuman keras yang dijualnya.

Minuman keras yang dijualnya sendiri, setahu Tati, dibuat dari air kelapa yang difermentasi sehingga menjadi minuman beralkohol.

Dirinya mengaku tak mencampurkan bahan lain, apalagi bahan-bahan berbahaya, pada minuman keras ilegal yang dijualnya.

"Tidak tahu kalau oleh yang beli dicampur sendiri," ujarnya.(*)


Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help