Bursa Transfer Pemain

Neymar Dianggap Merusak Harga Pasar Transfer Pemain

Mestre mengklaim bahwa Neymar telah melakukan hal yang bisa merusak. . .

Neymar Dianggap Merusak Harga Pasar Transfer Pemain
FRANCK FIFE/AFP/Bolasport.com
Striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani (kiri) dan Neymar, menjalani sesi latihan klub di Saint-Germain-en-Laye, Paris, Prancis, pada 21 September 2017. 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Presiden Barcelona, Jordi Mestre, menganggap Neymar bertanggung jawab terhadap perubahan bursa transfer akhir-akhir ini.

Barcelona melepas Neymar ke Paris Saint-Germain dengan harga 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. Nominal tersebut menjadikan Neymar sebagai pemain termahal di dunia saat ini.

Menurut Mestre, harga mahal Neymar merupakan buah dari kelakuan buruk sang pemain.

"Jika Neymar datang ke petinggi Barcelona dan bilang bahwa dia ingin pergi, maka kami akan bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan dengan pembeli," kata Mestre seperti dilansir BolaSport.com dari BBC.

Faktanya, Neymar ternyata justru tak bertindak demikian.

Mestre mengklaim bahwa Neymar telah melakukan hal yang bisa merusak ketenangan Barcelona.

"Neymar tak berkata apapun kepada kami sebelum pindah," ujar Mestre.

"Jika dia bilang kepada kami lebih dahulu, PSG akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kami juga tak harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain."

Kepindahan Neymar memang membuat peta bursa transfer berubah. Puncaknya, Barcelona jadi harus membayar mahal untuk mendapatkan Philippe Coutinho dari Liverpool dan Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund.

Mestre yakin kondisi akan berbeda 180 derajat jika Neymar lebih memilih jalan damai.

"Kami akan menyelamatkan banyak uang dan membungkam kritik dari media," ujar Mestre.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help