Terima Aduan Warga, Pemkab Garut Desak PT SBL Beri Kepastian

Di Kabupaten Garut, hampir 150 orang calon jemaah yang belum diberangkatkan sejak Desember 2017.

Terima Aduan Warga, Pemkab Garut Desak PT SBL Beri Kepastian
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Situasi di dalak Kantor SBL Garut, Jalan Guntur Melati, Kabupaten Garut, Kamis (1/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah menerima aduan masyarakat terkait pembatalan pemberangkatan umrah oleh PT Solusi Balad Lumampah (SBL).

Di Kabupaten Garut, hampir 150 orang calon jemaah yang belum diberangkatkan sejak Desember 2017.

Awalnya, 150 orang dijanjikan akan diberangkatkan pada Desember 2017, kemudian dijanjikan akan berangkatkan pada 19 Januari lalu.

Namun hingga saat ini, 150 orang tersebut hanya bisa pasrah menanti kepastian akan diberangkatkan atau tidak.

Baca: Ini Mekanisme Pengembalian Dana Umrah yang Dijanjikan Staf PT SBL Garut

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, jauh sebelumnya 500 jemaah dari PT SBL ini berhasil diberangkatkan ke tanah suci.

"Sebelumnya tidak ada masalah, tapi ketika pihak SBL ditangani polda, ada pengubahan jadwal," kata Rudy di Kantor SBL Garut, Jalan Guntur Melati, Kabupaten Garut, Jum'at (2/2/2018).

Rudy mengatakan, calon-calon jemaah ini merasakan keresahan dan meminta perlindungan kepada pihak Pemkab Garut.

"Makannya kami datang kesini tuh untuk bisa mengetahui apa yang terjadi," ujarnya.

Baca: Polda Jabar Akan Telusuri Kepemilikan Tiga Sedan Mewah Milik TSK PT SBL

Mengenai hal ini, kata Rudy, pihak terus mendesak kepada pihak SBL Garut agar segera memberikan kepastian pemberangkatan ratusan calon jemaah.

"Jadi kami bisa tahu, travel ini berizin atau tidak," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help