Kisruh NPCI Jabar dan Atlet Paralimpik Selesai, Ukun: Insya Allah Akan Terkelola dengan Baik

Sebelumnya, terjadi dugaan tindakan diskriminatif terhadap atlet berprestasi Paralympic Jabar. Terkait kepesertaan di ajang Asian Paralimpik 2018.

Kisruh NPCI Jabar dan Atlet Paralimpik Selesai, Ukun: Insya Allah Akan Terkelola dengan Baik
Tribun Jabar/Ery Chandra
Ketua NPCI Jabar, Ukun Rukaendi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - National Paralympic Comittee Indonesia (NPCI) berkomitmen akan melakukan pengelolaan atlet dan kepengurusan komite dengan lebih baik lagi.

Hal itu dikatakan Ketua Umum NPCI Jabar, Ukun Rukaendi, usai pertemuan dengan atlet dan pelatih paralimpik Jawa Barat di Jalan Pajajaran Nomor 37 E, Kota Bandung, Jumat (2/2/2018).

Sebelumnya, terjadi dugaan tindakan diskriminatif terhadap atlet berprestasi Paralympic Jabar. Terkait kepesertaan di ajang Asian Paralimpik 2018.

Dari pantuan Tribun Jabar, sekira puluhan orang hadir di ruangan NPCI Jabar.

Baca: Terkait Diskriminasi Atlet Paralimpik, Andri Kantaprawira: Harus Diselesaikan dengan Keterbukaan

Ukun Rukaendi, mengatakan dengan adanya diskusi bersama dengan para atlet dapat membawa hikmah yang sangat besar untuk proses kemajuan bersama.

"Untuk kedepannya insya Allah NPC itu akan terkelola dengan baik," ujar Ukun Rukaendi, usai diskusi, di Jalan Pajajaran Nomor 37 E, Kota Bandung, Jumat (2/2/2018).

Ukun menuturkan, apa yang terjadi sebelumnya merupakan kesalahpahaman karena kurangnya komunikasi antara kedua belah pihak.

Baca: Tanggapi Adanya Dugaan Diskriminasi Atlet Paralimpik Jabar, Disorda Akan Panggil Ketua NPCI Jabar

"Kami tidak ada untuk menghalangi, menjegal. Kami berupaya memberikan kesempatan kepada siapa pun. Itu cita-cita saya pribadi dan organisasi," kata dia.

Mengenai nasib para atlet usai kejadian tersebut, untuk kedepannya tidak akan memberikan hukuman dalam bentuk apapun karena dalam kepengurusan NPC banyak yang menyandang disabilitas.

"NPC dari sejak dulu tidak ada istilahnya hukuman seumur hidup karena organisasi kami sebagain besar penyandang cacat," ujarnya.


Penulis: Ery Chandra
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved