TribunJabar/
Home »

Garut

Kapolres Garut Imbau Pihak Sekolah Tidak Membiarkan Siswanya Berkendara Tanpa Dilengkapi SIM

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan, sekolah adalah tempat yang tepat untuk mengimbau pelajar agar mau berkendara sesuai aturan.

Kapolres Garut Imbau Pihak Sekolah Tidak Membiarkan Siswanya Berkendara Tanpa Dilengkapi SIM
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna saat memberi wejangan kepada sejumlah siswa SMA 6 Garut, Jalan Guntur Melati, Kabupaten Garut, Kamis (1/2/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut mengimbau kepada seluruh pihak sekolah menengah atas di Kabupaten Garut agar mendata siswanya yang berusia di atas 17 tahun untuk segera membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

Jika hal tersebut tidak diterapkan pihak sekolah, maka siswa yang berkendara tanpa dilengkapi SIM ‎tidak diperkenankan untuk membawa kendaraan.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan, sekolah adalah tempat yang tepat untuk mengimbau para pelajar agar mau berkendara sesuai aturan.

"Melalui program safety riding, diharapkan mengurangi angka kecelakaan para pelajar," kata Budi di SMA 6 Garut, Jalan Guntur Melati, Kabupaten Garut, Kamis (1/2/2018).

Baca: Heboh Siswi SMA Karaoke Telanjang Dada, Ini Kode-kodenya di Prostitusi Online

Budi mengatakan, bahwa dia merasa tidak memahami dengan kebijakan pihak sekolah yang hanya melihat dari postur tubuhnya saja dan terlihat sudah pantas berkendara, sekolah pun seolah membiarkan siswa yang belum saatnya berkendaraan.

"Tetapi cek kelengkapan kendaraannya," ujarnya.

Selain itu, kata Budi, pihaknya pun menuntut agar pihak sekolah turut memantau kegiatan siswa tak hanya berada di dalam sekolah saja.


"Orang tua dan guru-guru harus pantau juga keberadaan mereka saat di luar," ujarnya.

‎Menanggapi ini, Kepala SMA 6 Garut, Sumpena Permana, mengatakan, imbauan ini telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu.

"Upaya sudah dilakukan, tetapi belum semuanya menerapkan, karena siswa kelas 10 sebagian di bawah 17 tahun," ujarnya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help