TribunJabar/

Bumi Ageung Cikidang, Sejarah yang Terselip di Antara Toko, Tempat Perlindungan Saat Kerusuhan Etnis

Pintu rumah dan jendela yang masih berarsitektur Cianjur kuno menjadi pembeda yang mencolok di antara deretan bangunan di pinggirnya.

Bumi Ageung Cikidang, Sejarah yang Terselip di Antara Toko, Tempat Perlindungan Saat Kerusuhan Etnis
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Bumi Ageung Cikidang yang terletak di Jalan Mochamad Ali No 64, Solokpandan, Cianjur, Senin (29/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR- Jalan Mochamad Ali berada di jantung Kota Cianjur. Kini di Jalan tersebut sudah berderet berbagai jenis toko mulai dari buah-buahan, pakaian, sepatu, sampai dengan kuliner.

Namun di antara deretan toko tersebut ada sebuah rumah kuno khas Cianjur yang berdiri kokoh.

Usianya sudah seabad lebih namun bangunan yang mayoritas terbuat dari ukiran kayu tersebut seperti tak lekang ditelan zaman.

Rumah yang diwarnai cat hijau ini seperti penyejuk di antara deretan beragam jenis toko.

Bagaimana tidak, di depan rumah ini masih berdiri beberapa pohon yang besar, tak seperti di depan toko lainnya.


Satu-satunya bangunan yang terbuat dari kayu namun tak kalah dengan bangunan baru yang terbuat dari beton.

Pintu rumah dan jendela yang masih berarsitektur Cianjur kuno menjadi pembeda yang mencolok di antara deretan bangunan di pinggirnya.

Seseorang pasti merasakan hal berbeda ketika masuk ke dalam ruangan tamu. Suasana tempo dulu membuat siapapun yang masuk tidak akan merasa sedang berada di kota.

Halaman
1234
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help