Pelaku UKM Indonesia Masih Kurang Manfaatkan Digital Marketing untuk Daya Saing

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia masih rendah dari negara Malaysia.

Pelaku UKM Indonesia Masih Kurang Manfaatkan Digital Marketing untuk Daya Saing
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Workshop Digital Marketing UMKM Sinergitas Bank Syariah Mandiri dengan Tokopedia di Grand Cordela Hotel Bandung, Rabu (24/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia masih rendah dari negara Malaysia.

Pada tahun 2014, wirausaha di Indonesia baru mencapai 1,67% dan hingga Maret 2017 mencapai 3,1% dari jumlah populasi penduduk di Indonesia.

Sementara di Malaysia jumlah pelaku usaha sudah mencapai 5%, Singapura 7%, China 10%, Jepang 11%, dan Amerika Serikat mencapai 12%.

"Kami ingin mendorong peningkatan pelaku mikro salah satunya dengan mengajak nasabah yang memiliki usaha serta mitra untuk lebih mengenal tentang digital marketing, " kata Afrizal, Area Mikro Bangking Manager Bandung Dago 2 disela acara Workshop Digital Marketing UMKM Sinergitas Bank Syariah Mandiri dengan Tokopedia di Grand Cordela Hotel Bandung, Rabu (24/1/2018).

Baca: Ini Kategori Kepribadian Si Penyebar Hoax Saat Bencana, Menurut Psikiater FK Unpad Teddy Hidayat

Baca: Persib Tambah Pemain Baru? Begini Kata Pelatih yang Kerap Melototin Fisik Setiap Pemain

Menurutnya, seiring dengan perkembangan teknologi, pelaku UKM harus menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Mereka yang masih memasarkan produknya secara offline harus sudah beralih memanfaatkan online.

"Offline bisa tetap jalan, namun mengembangkan lagi pemasaran produknya dengan cara online," katanya.


Adanya pelatihan tentang digital marketing diharapkan pelaku UKM semakin paham dengan pola pemasaram dengan cara online. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkam daya saing produk setta menambah pendapatan pelaku usaha.

"Bagi Bank Syariah Mandiri, kegiatan ini untuk meningkatkan brand awarnes, selain itu ingin meningkatkan pula ikatan dengan nasabah serta bisa mengakuisisi nasabah baru, " katanya.

Pada pelatihan yang diikuti oleh nasabah dan mitra dari unit-unit Area Mikro Bandung Dago 2 ini hadiri Departement Head Micro Banking Group BSM Yennie Aprilia Setiawan dan Regional Retail Banking Manager Region IV Jawa 1 BSM, Siti Syafriah. Kegiatan juga diisi oleh tim dari Tokopedia. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help