Oknum TNI Dalang Pembuangan Limbah Medis Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara

"Bukan backing, tapi pelaku. Perannya dia punya perusahaan untuk melaksanakan kegiatan pengumpulan limbah medis," ujar Andrey.

Oknum TNI Dalang Pembuangan Limbah Medis Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Dan Pomdam III Siliwangi Kolonel CPM Andrey Satwika Yogaswara dalam onferensi pers bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Senin (22/1). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Komandan Polisi Militer Kodam III Siliwangi Kolonel CPM Andrey Satwika Yogaswara menegaskan dalang dari pembuangan limbah medis di Desa Panguragan Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebonadalah seorang oknum tentara dengan pangkat Serma berinisial Td.

"Pelakunya seorang anggota dari kesatuan Angkatan Darat (AD) berinisial Serma Tds. Yang bersangkutan melakukan pelanggaran Pasal 98, 32 dan 104 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun," ujar Andrey dalam konferensi pers bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Senin (22/1).

Oknum anggota TNI AD tersebut saat ini sudah ditahan dan sedang dalam proses penyidikan Odituriat TNI AD dan sampai saat ini sudah memasuki tahap resume. Pomdam III Siliwangi juga memeriksa 20 saksi dalam kasus tersebut.

Baca: Lagi-lagi Rekor! Lionel Messi Jadi Pemain Liga Spanyol Paling Produktif dalam 10 Musim

"Si Serma ini melatar belakangi pembuangan limbah medis yang sangat fatal karena di dalam limbah medis ini ‎terdapat limbah medis berbahaya, bahkan ada satu bungkus berisi darah dengan tulisan HIV dan ada juga potongan tubuh manusia berupa jari dan usus manusia. Jika kena hujan dan cairan limbahnya tercampur air bisa membahayakan," ujar Andrey.

Pernyataan dan pengungkapan tersebut disaksikan Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi.‎ Ia menegaskan peran Andrey ini bukan pihak yang melindungi (backing) perusahaan penyedia penerima limbah tersebut.

"Bukan backing, tapi pelaku. Perannya dia punya perusahaan untuk melaksanakan kegiatan pengumpulan limbah medis," ujar Andrey.

Baca: 5 Hal Menakjubkan Ini Akan Kita Rasakan Jika Berhenti Gunakan Media Sosial

Ia menambahkan kasus tersebut ditangani serius oleh Kodam III‎ Siliwangi dan mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) Mabes TNI AD.

"Termasuk berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengetahui kemana saja aliran dana tersebut diterima, termasuk siapa saja personil yang dicurigai," katanya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help