Aliansi Rakyat Datangi Pendopo Kritisi Rencana Pembongkaran SDN Ibu Jenab

Seorang peserta aksi Ridwan Mubarak mengatakan, ada lima yang menjadi pokok. . .

Aliansi Rakyat Datangi Pendopo Kritisi Rencana Pembongkaran SDN Ibu Jenab
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Aliansi Rakyat Sugih Mukti untuk Cianjur mendatangi Pendopo dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang akan membongkar SDN Ibu Siti Jenab dan menjadikan lahan parkir, Senin (22/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Aliansi Rakyat Sugih Mukti untuk Cianjur mendatangi Pendopo dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang akan membongkar SDN Ibu Siti Jenab dan menjadikan lahan parkir, Senin (22/1/2018).

Dalam peserta unjuk rasa terlihat cucu Ibu Siti Jenab, Memet Hakim dan Boyke Hakim.

Peserta aksi unjukrasa diterima Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Statistik, Suprayogi.

Cucu Ibu Siti Jenab, Arifin Hakim meminta kepada pemerintah Kabupaten Cianjur untuk tak melakukan aktivitas di bangunan SDN Ibu Siti Jenab sebel dilakukan pertemuan.

"Kami berpesan agar jangan dulu ada aktivitas sebelum kami bertemu dan melakukan audiensi dengan bupati," ujarnya.

Seorang peserta aksi Ridwan Mubarak mengatakan, ada lima yang menjadi pokok tuntutan masa aksi yakni meminta dikembalikannya fungsi awal gedung SDN Ibu Jenab I sebagai lembaga pendidikan bukan lahan parkir.

"Kembalikan para peserta didik SDN Ibu Jenab I untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar ke tempat semula," kata Ridwan.

Ridwan mengatakan, pemerintah secara hukum harus bertanggungjawab atas perusakan gedung SDN Ibu Jenab I.

"Kembalikan tarif retribusi parkir kendaraan ke tarif semula, karena Perbup No 44 Tahun 2017 tentang perubahan retribusi, bertentangan dengan UU No 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi," katanya.

Ridwan mengatakan, pengunjuk rasa juga menuntut dibuka kembali Jalan Siti Jenab untuk kepentingan publik bukan untuk kepentingan proyek yang hanya menguntungkan segelintir orang.

Kadiskominfosantik, Suprayogi berjanji akan menyampaikan keinginan para peserta unjukrasa yang ingin melakukan mediasi dengan bupati.

"Saya akan sampaikan seadanya apa yang menjadi tuntutan para pengunjukrasa," kata Suprayogi.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help