Pilgub Jabar

Bupati Bandung Sebut Jika Ada PNS Berpolitik itu Namanya Gudir, Ini Maksudnya

Meski para PNS tetap memiliki hak pilih, mereka tetap tidak boleh terlibat politik praktis. Pemda akan menindak tegas

Bupati Bandung Sebut Jika Ada PNS Berpolitik itu Namanya Gudir, Ini Maksudnya
cipta permana
Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M Naser 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.CO.ID, SOREANG - Menghadapi Pilgub Jabar 2018, Bupati Bandung, Dadang M Naser meminta agar para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bandung tetap netral. PNS di Pemkab Bandung harus fokus melayani masyarakat.

"PNS harus netral, tidak dalam konteks ikut kampanye dan menyuarakan secara terbuka memilih siapa. PNS harus fokus melayani publik, kerja sebagai PNS ketika berpolitik itu gudir (pelanggaran) apalagi kalau terbuka, kalau tertutup itu silakan saja," tuturnya di Soreang, Minggu (14/1/2018).

Baca: Marion Jola Ditegur Juri Indonesian Idol Soal Sikapnya Hingga Dipulangkan: Attitude Harus Dijaga

Meski para PNS tetap memiliki hak pilih, mereka tetap tidak boleh terlibat politik praktis. Pemda akan menindak tegas para PNS yang terlibat jauh dalam politik praktis.

"Ada sanksi PNS, kalau sudah terlibat jauh harus keluar dari PNS-nya. PNS harus memiliki seni berpolitik. Harus pandai, tidak boleh terbuka dan arogan memilih siapa yang didukungnya," ujarnya.


Menghadapi Pilgub Jabar, Dadang Naser selaku Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung siap mendorong masyarakat Kabupaten Bandung agar memilih pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi yang diusung langsung Partai Golkar dan Partai Demokrat.


"Kabupaten Bandung siap sumbang suara semaksimal mungkin. Dan kami akan mendorong masyarakat Kabupaten Bandung untuk memilih pasangan DM di Pilgub Jabar," ujarnya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help