TribunJabar/

Pilgub Jabar

Posisi Salatnya Diperdebatkan, Begini Klarifikasi Tb Hasanuddin Soal Salat dengan Anton Charliyan

Ia menjelaskan posisi salatnya saat itu dalam tempat terbatas. Sehingga Anton Charliyan terpaksa bermakmum di sebelah kirinya.

Posisi Salatnya Diperdebatkan, Begini Klarifikasi Tb Hasanuddin Soal Salat dengan Anton Charliyan
instagram.com/tbhasanuddin
Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan saat berkunjung ke rumah Solihin GP, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Tb Hasanuddin memberikan klarifikasi mengenai foto dirinya saat sedang salat bersama pasangannya di Pilgub Jabar, Anton Charliyan.

Foto tersebut sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan netizen karena posisi Anton Charliyan yang berada di sebelah kiri Tb Hasanuddin saat menjadi makmum.

Padahal, jika salat berjamaah dilakukan dua orang, biasanya makmum berada di sebelah kanan imamnya.

Foto saat pasangan Hasanah (Hasanuddin-Anton Amanah) itu diambil saat mereka melaksanakan salat magrib di rumah Solihin GP (Mang Ihin) beberapa waktu lalu.


Tb Hasanuddin yang akrab disapa Kang Hasan atau Kang TB ini melakukan klarifikasi di akun facebook dan instagram-nya karena tidak sedikit netizen menganggap posisi salat berjamaahnya keliru.

"Ada orang yang menanyakan tentang posisi shalat saya yang salah dirumah Orangtua saya,Mang Ihin (Pak Solihin GP). Insya Allah saya memahami Rukun, Wajib dan sunah sholat. Namun situasi saat itu adalah saya sedang Salat Maghrib ditempat yang terbatas, disebelah saya ada sofa. Tiba-tiba Pak Anton datang dan ikut bergabung, tak ada tempat lain kecuali disebelah kiri saya. Tanpa kami sadari staf pak Anton mengambil foto... dan Tiba tiba menjadi viral. Terimakasih atas perhatiannya,” kata bakal cagub yang diusung oleh PDIP di Pilgub Jabar 2018 ini.

Ia menjelaskan posisi salatnya saat itu dalam tempat terbatas. Sehingga Anton Charliyan terpaksa bermakmum di sebelah kirinya.

Komentarnya ini langsung direspons beragam oleh para netizen.

Ada yang setuju dengan ungkapan Tb Hasanuddin, ada juga yang tetap mempermasalahkannya.

Sebagian menganggap ikhtiar yang sudah dilakukan sudah benar, disebabkan kondisi tempat yang terbatas.

Sebagian lagi menyatakan salat berjamaah lebih baik daripada salat sendirian, apa lagi tidak salat.

Sedangkan netizen lainnya meminta Tb Hasanuddin bersabar karena selalu ada pihak yang hobi melontarkan komentar buruk mengenai apapun.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help