Guru Pondok Pesantren di Lampung Berbuat Cabul Pada 14 Santrinya

“Para korban harus mendapatkan pendampingan psikologis dan harus rutin dilakukan. Sebab, mereka masih di bawah umur,” kata Arist.

Guru Pondok Pesantren di Lampung Berbuat Cabul Pada 14 Santrinya
Tribun Lampung
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Muhammad Heriza

TRIBUNJABAR.CO.ID, NATAR - Belasan santri diduga telah jadi korban pelecehan seksual oleh gurunya. Peristiwa itu terjadi saat mereka mengenyam pendidikan di sebuah pondok pesantren di Lampung.

Data tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait. Arist bersama timnya mengunjungi Mapolsek Natar, Lampung Selatan, Sabtu (13/1/2018).


”KPAI sudah menemui empat korban. Akibat kejadian itu, para korban mengalami trauma dan terpaksa keluar dari ponpes,” jelas Aris kepada awak media.

Keempat santri itu, lanjut Arist, sudah diberikan pendampingan oleh KPAI guna memulihkan psikologisnya.

“Para korban harus mendapatkan pendampingan psikologis dan harus rutin dilakukan. Sebab, mereka masih di bawah umur,” katanya lagi.

Namun, Arist menolak untuk memberikan identitas para korban. Hal ini guna menjaga nama baik korban dan orangtuanya. (*)

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help