Jasad Menggebrak Cianjur Lewat "Bhinneka Tunggal Ika - Liman Soka", Lima Kota Lainnya Menyusul

Penampilan Band metal Jasad yang berkolaborasi dengan Dalang Sena, menggebrak ribuan penggemar. . .

Jasad Menggebrak Cianjur Lewat
TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ
Penampilan Band death metal Jasad yang berkolaborasi dengan Dalang Sena, menggebrak ribuan penggemar di lapangan Yon 300 Raider, Kabupaten Cianjur, Jumat (12/1/2018) malam. 

Di tempat yang sama, Bonny ST dari DCDC  Cianjur mengatakan even ini selain menampilkan rajanya grup musik death metal yang berkolaborasi dengan seni tradisional juga menjadi wadah anak muda berkreativitas. Ada 18 grup band dari Cianjur yang mendaftar untuk bisa tampil di ajang ini, namun setelah melalui seleksi hanya 7 grup band yang bisa tampil, yang di antaranya Mortusia, Skamy & Uncle Josh, Raja Langit, Mr Mafia Seed, Lain Blues, dan The Woman.

"Even ini menjadi wadah anak muda Cianjur dalam menunjukkan karyanya. Band- band yang tampil pun genrenya beragam, ada metal, hip hop, dan yang lainnya. Kami harap anak- anak muda Cianjur ini bisa terus meningkatkan kualitas karyanya agar semoga bisa masuk DCDC musikita," katanya.

Sang vokalis Jasad, Man mengatakan, bahwa pesan yang terdapat dalam duetnya dengan sang dalang adalah berkarya bisa dengan banyak cara, satu di antaranya melalui musik.

"Bukan sesuatu yang mustahil aliran metal dipadukan dengan kesenian tradisional wayang. Ini yang pertama bagi kami mungkin yang pertama juga di Indonesia," ujarnya.

Ia juga berpesan khususnya kepada grup band metal dan penggemar untuk menjaga perdamaian.

Jasad berpesan agar lebih banyak berkarya jangan banyak bicara.

"Cianjur terkenal dengan kesenian Cianjuran, jadi banyak jiwa seni di Cianjur, jangan manja, cengeng, waktunya berkarya kalau bisa sampai tingkat international jangan bertikai di negeri sendiri," katanya.

Personel Jasad saat menggelar bincang-bincang dalam acara Bhinneka Tunggal Ika - Liman Soka di Lapangan Batalyon Infanteri 300 Raider, Cianjur, Jumat (12/1/2018).
Personel Jasad saat menggelar bincang-bincang dalam acara Bhinneka Tunggal Ika - Liman Soka di Lapangan Batalyon Infanteri 300 Raider, Cianjur, Jumat (12/1/2018). (TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ)

Band Jasad juga berbagi pengalamannya saat tampil di Eropa.

Man mengatakan judul lagu baru Liman Soka memiliki arti ilmu pengetahuan dan kesedihan.

Menurutnya, saat ini banyak orang pintar tapi keblinger, karenanya sekarang ini ilmu pengetahuan semakin maju namun tidak membawa kedamaian pada masyarakatnya.

Halaman
1234
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help