Obat Untuk Gadis Penderita GBS di Sumedang Belum Ditanggung BPJS

GBS sendiri tergolong penyakit langka yang hanya menjangkiti satu dari 40.000 orang di dunia.

Obat Untuk Gadis Penderita GBS di Sumedang Belum Ditanggung BPJS
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Ruang ICU RSUD Kabupaten Sumedang tempat Anida Nurjanah dirawat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Penyakit langka yang diderita Anida Nurjannah (15), warga Desa Sukawening, kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang membutuhkan biaya penanganan yang tak sedikit.

Anida merupakan pengguna BPJS, namun obat-obatan untuk penyakit tersebut rupanya belum ditanggung oleh BPJS.

"Kalau untuk biaya, seperti biaya perawatan termasuk kamar, sudah ditanggung BPJS, tapi obat belum," ujar Iman Budiman, Humas RSUD Sumedang, ketika ditemui Tribun Jabar di RSUD Sumedang, Kamis (11/1/2018).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Emay Kusmayati, ketika ditemui Tribun Jabar di Kantor Dinas Kesehatan pada hari yang sama.

Baca: Dua Eks Persib Bandung Ini Memilih Berkarir di Malaysia

Menurutnya, karena terbilang penyakit langka dan baru di Kabupaten Sumedang, BPJS belum menanggung beberapa obat untuk penyakit yang diderita Anida.

"Obatnya juga ada di RS Hasan Sadikin Bandung" ujar Emay Kusmayati.

Emay Kusmayati juga mengungkapkan, obat-obatan yang dibutuhkan oleh Anida belum ada obat generiknya sehingga harganya terbilang mahal.

Di media sosial sendiri, sempat beredar kabar bahwa Anida mengalami Guillain Barre Syndrome (GBS).

Halaman
123
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help