Tak Kalah dengan Kota Lain, Batik Garut Pun Mampu Tembus Pasar Internasional, Motifnya Unik

Beberapa negara yang menjadi peminat batik asal Garut ini yaitu, Singapura, Prancis, Arab Saudi, Kanada, dan China.

Tak Kalah dengan Kota Lain, Batik Garut Pun Mampu Tembus Pasar Internasional, Motifnya Unik
tribunjabar/hakim baihaqi
Pemilik sekaligus pengelola Batik Tulis Garutan, Aam Meilaniā€Ž. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Walau tidak setenar batik Pekalongan atau Solo, ternyata kain batik asal Kabupaten Garut diminati banyak orang dari luar negeri.

Satu pengrajin yang rutin memasarkan produknya ke luar negeri adalah Batik Tulis Garutan di Jalan Papandayan, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Baca: Berkas Pendaftaran Sudrajat-Syaikhu Dinyatakan Lengkap, Besok Lanjut Cek Kesehatan

Beberapa negara yang menjadi peminat batik asal Garut ini yaitu, Singapura, Prancis, Arab Saudi, Kanada, dan China.

Pemilik sekaligus pengelola Batik Tulis Garutan, Aam Meilani, mengatakan, awal mula batik Garut bisa dikenal melalui pameran yang diselenggarakan di masing-masing negara.


"Dari pameran itulah peminat berdatangan," kata Aam saat dijumpai Tribun Jabar di galeri Batik Tulis Garutan, Rabu (9/1/2018).

Tak hanya itu, Aam mengatakan, para peminat batik luar negeri ini pun memintanya untuk mengajarkan proses pembuatan batik.

"Tidak hanya mengenalkan hasilnya, tapi kami ajarkan cara pembuatannya, lagipula motofnya unik," katanya.

Aam menjelaskan, belum lama ini ia bersama Saung Angklung Udjo pernah menggelar pameran di China untuk memperkenalkan batik asal kota dodol tersebut.


"Kami mengkolaborasikan batik dengan seni bambunya Saung Angklung Udjo," ujarnya.

Tak hanya memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat dunia, Aam mengatakan, kegiatan membatik ini mampu mengurangi angka pengangguran di sekitar galeri tersebut.

"Kami libatkan masyarakat sekitar dalam produksi batik, karena batik adalah aset Garut yang harus dipertahankan," ujarnya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help