OJK Imbau, Sebelum Bubuhkan Tanda Tangan, Masyarakat Mesti Pahami Perjanjian Pembiayaan

Jangan sampai ada konflik atau kesalahpahaman yang bisa merugikan masyarakat di kemudian hari

OJK Imbau, Sebelum Bubuhkan Tanda Tangan, Masyarakat Mesti Pahami Perjanjian Pembiayaan
DOKUMENTASI TRIBUN MEDAN
Otoritas Jasa Keuangan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.CO.ID,BANDUNG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat untuk lebih memahami isi perjanjian sebelum melakukan kesepakatan kontrak pembiayaan dengan perusahaan pembiayaan.

"Pemahaman isi kontrak ini penting agar debitur mendapatkan informasi yang jelas mengenai klausul kesepakatan dalam perjanjian pembiayaan. Jangan sampai ada konflik atau kesalahpahaman yang bisa merugikan masyarakat di kemudian hari," kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK, Anto Prabowo, dikutip Tribun dari siaran pers OJK, Rabu (10/1/2018).

Setelah menandatangani perjanjian kontrak pembiayaan ini, ucapnya, debitur diminta memenuhi kewajiban pembayaran angsuran secara tepat waktu sesuai besaran dan tanggal yang telah disepakati dengan perusahaan pembiayaan.


Jika terjadi eksekusi benda jaminan fidusia oleh perusahaan pembiayaan, debitur perlu memastikan proses eksekusi benda jaminan fidusia telah sesuai dengan prosedur yang diatur dalam perjanjian pembiayaan, termasuk mengenai tahapan pemberian surat peringatan kepada debitur/konsumen. 

Pastikan pula petugas yang mengeksekusi benda jaminan fidusia adalah pegawai Perusahaan Pembiayaan atau pegawai alih daya Perusahaan Pembiayaan yang memiliki surat tugas untuk melakukan eksekusi benda jaminan fidusia.

Baca: Di Tengah Kabar Tak Sedap Dicegah ke Luar Negeri, Fredrich Yunadi Baru Saja Dapat Rezeki Nomplok ini

Petugas yang melakukan eksekusi benda jaminan fidusia membawa sertifikat jaminan fidusia dan proses penjualan barang hasil eksekusi benda jaminan fidusia harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan mengenai jaminan fidusia.

OJK juga telah mengeluarkan peraturan terkait dengan eksekusi benda jaminan oleh Perusahaan Pembiayaan.  (*) 

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help