Satpol PP Garut Kesulitan Tertibkan PKL di Trotoar Jalan, Warga: Jalan Jadi Sempit

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Mlanik Meradi, mengatakan, beberapa kali telah dilakukan penertiban terhadap PKL yang Berjualan di trotoar jalan.

Satpol PP Garut Kesulitan Tertibkan PKL di Trotoar Jalan, Warga:  Jalan Jadi Sempit
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Suasana trotoar di Jalan Ciledug, Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (9/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut mengaku kesulitan untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah sekitar Alun-alun Garut dan Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Selasa (9/1/2018), di sekitar wilayah tersebut, ditemukan banyak deretan PKL yang Berjualan di atas trotoar.

Sebagian besar PKL menjual pakaian, makanan, dan peralatan rumah tangga.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Mlanik Meradi, mengatakan, beberapa kali telah dilakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan di trotoar jalan.

Baca: Pasangan Perseorangan Pilbup KBB Ikke-Uben Mendaftar ke KPU

"Terutama mereka PKL yang ada menggunakan tenda biru, jumlahnya sangat banyak," kata Mlanik saat dihubungi Tribun Jabar.

Untuk mengentaskan permasalahan ini pihaknya akan melakukan penertiban terhadap PKL terlebih kawasan tersebut menjadi salah satu pusat keramaian di Garut.

"Hingga saat ini kami masih gencar melakukan patroli," katanya.


Kosasih (53), warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, mengatakan, banyaknya PKL di trotoar membuat dirinya merasa sangat terganggu.

"Jadi sempit, mau jalan juga harus pilih-pilih," kata Kosasih saat kepada Tribun Jabar di Jalan Ahmad Yani.

Ia menambahkan, kondisi tersebut semakin parah di waktu-waktu tertentu, yakni menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Pedagang suka sampai jalan, terus macet," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help