Orangtua Cerai, Anak yang jadi Korban? Kurangi Dampaknya dengan 9 Tips ini

Orangtua yang bercerai diyakini mendatangkan luka psikis bagi anak-anak dalam rumah tangga tersebut.

Orangtua Cerai, Anak yang jadi Korban? Kurangi Dampaknya dengan 9 Tips ini
makassar.tribunnews.com
Ilustrasi perceraian 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Orangtua yang bercerai diyakini mendatangkan luka psikis bagi anak-anak dalam rumah tangga tersebut.

Tentu, sulit bagi anak untuk memahami keputusan berpisah yang diambul orangtua mereka.

Lalu, bukan tidak mungkin anak-anak akan menganggap diri mereka yang bersalah dalam keadaan itu.

Anak memang kerap menjadi korban dari hubungan suami istri yang tidak harmonis. Tidak ada yang bisa mengingkari hal ini, tidak juga ada yang bisa menghindarinya.

Dampak kepada anak sudah menjadi konsekuensi sebuah keputusancerai yang diambil orangtua.

Kendati demikian, orangtua masih bisa meminimalkan dampak buruk di hati buat hati mereka.

Simaklah sembilan langkah berikut. 

1. Yakinkan anak bahwa dia selalu dicintai

Ketika salah satu orangtua tidak dapat memenuhi jadwal kunjungannya ke anak, anak sering menyalahkan diri sendiri.

Mereka akan berpikir, andai saja mereka jadi anak yang lebih baik tentuperceraian orangtuanya tak terjadi.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help