Novel 'Cantik Itu Luka' Karya Eka Kurniawan Kembali Jadi Incaran Pengunjung di Toko Buku Gramedia

Seorang penulis asal Indonesia yang meraih salah satu penghargaan dari "Global Thinkers of 2015" dari jurnal Foreign Policy, Eka Kurniawan kembali . .

Novel 'Cantik Itu Luka' Karya Eka Kurniawan Kembali Jadi Incaran Pengunjung di Toko Buku Gramedia
Tribun Jabar/Ery Chandra
Sampul novel "Limited Edition Hard Cover" terbaru Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan di Gramedia Merdeka, Kota Bandung, Kamis (4/1/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Seorang penulis asal Indonesia yang meraih salah satu penghargaan dari "Global Thinkers of 2015" dari jurnal Foreign Policy, Eka Kurniawan kembali menelurkan karya novel terbarunya yang berjudul 'Cantik Itu Luka' yang terbit kali pertama pada 2002 silam.

Setelah lima belas tahun berlalu, sang penulis membocorkan novel dengan sampul "Limited Edition Hard Cover" yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama (GPU).

Hal tersebut disampaikan Eka Kurniawan melalui akun resmi twitter miliknya @ekakurniawan_ tertanggal (13/12/2017), yang menuliskan perjalanan 15 tahun karya cantik itu luka dalam 33 bahasa.

"1 karya, 15 tahun, 33 bahasa," tulisnya singkat.

Baca: Setelah Song Song Couple, Pasangan Bintang Kpop ini Akan Menyusul Menikah Tahun ini

Menurut Supervisor Toko Buku Gramedia Merdeka, Bandung, JB Triyanto (47), saat diwawancarai Tribun Jabar, novel bergenre sastra dari Eka Kurniawan tersebut merupakan buku baru terbitan Gramedia Pustaka Utama yang keluar pada bulan Januari 2018.

"Edisi terbaru dan menggunakan hard cover. Tapi isi teks atau tulisannya tetap masih sama," ujar JB Triyanto, kepada Tribun, di Jalan Merdeka No 43, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Kamis (4/1/2018).

Triyanto menuturkan buku yang dibanderol dengan harga Rp 175.000 ribu tersebut sudah banyak pengunjung toko buku yang datang untuk mengincar novel itu karena sebelumnya memang sudah menjadi bestseller.


"Sekarang jadi banyak juga yang beli. Sampai 100 eksemplar yang terjual padahal baru masuk," kata Triyanto.

Buku Cantik Itu Luka menceritakan tentang di akhir masa kolonial, seorang perempuan dipaksa menjadi pelacur.

Kehidupan itu terus dijalaninya hingga ia memiliki tiga anak gadis yang kesemuanya cantik.

Ketika mengandung anaknya yang keempat, ia berharap anak itu akan lahir buruk rupa.

Itulah yang terjadi, meskipun secara ironik ia memberikan nama Si Cantik. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help