Pengendara yang Melewati Tol Soroja Tanggapi Positif Penggunaan E-tol

Hari ketiga awal tahun 2018 penggunaan transaksi non tunai di Gerbang Tol Soroja, Kabupaten Bandung, mendapat tanggapan . . .

Penulis: Ery Chandra | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana arus lalu lintas pada hari ketiga awal tahun 2018, Rabu (3/1/2018) di Gerbang Tol Soroja, Kabupaten Bandung, yang telah menggunakan transaksi non tunai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, SOREANG - Hari ketiga awal tahun 2018 penggunaan transaksi non tunai di Gerbang Tol Soroja, Kabupaten Bandung, mendapat tanggapan positif dari sejumlah pengendara yang akan melintasi tol tersebut.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi, terlihat seorang pengguna kendaraan turun dari mobilnya karena saldo pada kartu E-tol yang dibawanya tidak mencukupi untuk melakukan transaksi.

Pengendara itu pun membayar kekurangan Rp. 1.000 tersebut kepada petugas yang berjaga. Sedangkan mobil lainnya tampak mengantre untuk menempel kartu E-tol.

Baca: Selain Tidak Boleh Telat Makan, Ini 4 Aturan Ketat Mario Gomez untuk Para Pemain Persib

Menurut pengguna kendaraan dari Semarang dengan tujuan Bandung, Deky Haryono (33), mengatakan sangat terbantu dengan adanya tol baru Soroja. Hal tersebut, kata dia, dapat memangkas waktu tempuh yang dilalui.

"Membantu banget sih, hampir 10 tahun menunggu alhamdulillah ada ini. Biasanya kami lewat Kopo bisa sampai dua jam. Kalau disini sekitar 10 menit," ujar Deky, saat diwawancarai Tribun di gerbang tol Soroja, Jalan Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (3/1/2018).

Deky menilai mengenai penggunaan kartu E-tol supaya tempat pengisian saldo kartu tersebut jumlahnya diperbanyak agar mempermudah para pengguna tol.


"Tempat mengisinya harus lebih banyak. Kalau punya saldo sebenarnya cepat sekitar tiga detik langsung jalan lagi," kata Deky seraya mengatakan jika saldo tak mencukupi seperti yang dialaminya akan sedikit mengalami masalah.

Ia berharap, kedepannya sistem yang dijalankan lebih ditingkatkan kembali. Misalnya dengan pengadaan tanda rambu-rambu lalu lintas supaya pengguna jalan mengetahui secara lebih jelas arah tujuan mereka.

Sedangkan pengguna jalan tol lainnya, Rony Hermawan (34), menuturkan baru kali pertama melalui akses jalan tol Soroja tersebut. Ia menilai sangat terbantu dengan adanya tol itu.

"Bagus ya tolnya. Kebetulan baru satu kali ini mencoba lewat sini. Terbantu dan cepat dengan adanya tol ini," ujar Rony.

Rony mengatakan dengan adanya pemberlakuan kartu E-tol membuatnya sangat terbantu sehingga tidak memegang uang tunai yang banyak.

"Terbantu juga ya karena tidak memegang uang banyak. Cuma hati-hati saja memegang kartu tersebut biar tidak hilang," kata Rony seraya mengatakan datang dari Majalaya hendak menuju ke tempat wisata Kawah Putih.

Ia berharap, dengan adanya tol Soroja ini rambu-rambu dan penunjuk arah harus lebih jelas lagi. Agar pengguna kendaraan tidak bingung keluar melewati arah jalannya.

"Penunjuk arah harus lebih jelas. Misalkan mau ke kawah putih lewat mana. Agar pengguna tidak bingung," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved